Istri Anggota Polisi Nyaris Diperkosa Tetangga

Redaksi
Tersangka percobaan pemerkosaan saat di giring dari desa banemo ke polres halteng.

WEDA – GS (24) seorang pemuda pengangguran di salah satu desa di Kecamatan Patani Barat, diciduk anggota Satuan Reskrim Polres Halmahera Tengah (Halteng) atas tuduhan melakukan percobaan pemerkosaan terhadap Melati (41) (nama samaran), istri seorang anggota Polisi.

Kejadian pada Senin (19/11) sekira pukul 03:00 WIT dini hari, bermula ketika korban Melati sedang tidur di dalam kamar bersama adiknya. Pelaku GS yang sudah mengintai kamar korban dan adiknya tertidur lelap, kemudian melancarkan aksinya dengan masuk melalui jendela kamar korban.

“Saat itu korban tidur hanya mengenakan pakaian daster, pelaku yang sudah berhasil menerobos masuk melalui jendela kamar di tempat tinggal korban. Pelaku yang sedang mabuk minuman keras dan sudah kerasukan setan ini, langsung melancarkan aksi bejatnya dan sudah sempat menyentuh (maaf) bagian vital korban,” ungkap Kasat Reskrim Polres Halteng, Iptu Y Effan Sulaiman kepada KabarMalut, Sabtu (24/11/2018).

Korban yang kaget langsung berusaha melawan pelaku dan berteriak hingga terdengar tetangga sekitar. Merasa terancam pelaku yang kenal oleh korban dan adiknya yang tak lain merupakan tetangga korban inipun langsung kabur melalui jendela kamar yang sudah dibongkar olehnya.

“Setelah itu korbanpun menghubungi suaminya atas kejadiannya yang dialaminya, tak menunggu lama suami korban yang juga berprofesi sebagai anggota Polisi langsung menghubungi Polres Halteng,” jelasnya.

Mendapat laporan dari suami korban, Selasa (20/11), sejumlah anggota Sat Reskrim Polres Halteng dipimpin langsung Kasat Iptu Y Effan Sulaiman dengan menggunakan speedboat bergerak ke Patani Barat melakukan pencarian terhadap pelaku yang diduga saat itu melarikan diri ke hutan.

“Kita di hari itu langsung cari ke hutan, namun tak ditemukan. Kita sisir di tempat-tempat nongkrongnyapun tak ditemukan,” kata Kasat Reskrim.

Anggota Polisi pun melakukan pengintaian malam hari di rumah pelaku yang bersebelahan dengan kediaman korban. Tak butuh waktu lama, Rabu (23/11) pagi pelaku pun datang ke rumah orang tuannya.

Melihat pelaku sudah berada di dalam rumah Tim Reskrim Polres Halteng langsung mengepung  dan menggrebek rumah tersebut, sekitar pukul 08:00 WIT pelaku berhasil ditangkap kemudian dibawa ke Polres Halteng.

“Pelaku saat ini masih diamankan dan rencananya langsung dilaksanakan gelar perkara untuk meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan sekaligus penetapan tersangka. Karena saksi dan barang bukti sudah memenuhi syarat untuk penetapan tersangka,” tegasnya.

Kasus ini dilaporkan suami korban dengan nomor laporan: LP/34/XI/2018/SPKT/Res Halteng, dimana tersangka GS atas perbuatannya ini, ia terancam pasal berlapis yakni percobaan pemerkosaan dan pencabulan, dengan ancaman pidana 7 tahun penjara. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut