Bahrain Akui Harga Kopra Sudah Naik dan Tak Berpengaruh Untuk Masyarakat Halsel

  • Bagikan
Bupati Halsel, Bahrain Kasuba saat menyampaikan statemennya di hadapan massa demonstrasi di halaman Kantor Bupati

LABUHA – Sekitar tiga jam menggelar demonstrasi di depan kantor Bupati, akhirnya Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain Kasuba keluar menemui ratusan massa demonstrasi untuk melakukan hearing secara terbuka.

Dikawal ketat personil dari Polres Halsel dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bahrain menyebutkan harga kopra di Halsel suda naik sekitar Rp 4.000.

“Harga kopra di Halsel suda naik Rp 4000 dan anjloknya harga kopra ini tidak berpengaruh langsung masyarakat yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan, karena masyarakat di Halsel tidak semua petani kopra,” kata Bupati di depan ratusan massa demonstran di halaman Kantor Bupati, Senin (26/11/2018).

Sebutan ini kemudian disambut massa demonstrasi dengan teriak ‘Bafoya’ (Bohong). Setelah menyampaikan statemennya Bupati Bahrain langsung meninggalkan massa demonstran dan kembali masuk ke kantor bupati.

Melihat orang nomor satu dijajaran Pemkab Halse ini pergi, beberapa massa demonstran naik pintam dan meminta Bupati agar tetap ditempat dan mendengarkan jawaban dari massa demonstran. Namun Bupati tetap kembali melanjutkan langkahnya masuk ke kantor bupati.

Hal ini sempat terjadi ketenangan antara massa demonstrasi dan pihak keamanan dari Polres Halsel dan Satpol PP. Merasa tidak puas dengan jawaban bupati para demonstran langsung melakukan aksi bakar ban di depan pintu masuk kantor bupati, hanya saja aksi baka ban itu dapat dilarai pihak keamanan.

Aksi kemudian berlanjut, para orator satu persatu menyampaikan tuntutannya melalui soud sistem.

“Kami menilai Bupati Bahrain telah menghianati petani kopra yang ada di Halsel dan khususnya yang ada di Gane. Oleh karena itu, kami meminta Bahrain Kasuba turun dari jabatan sebagai Bupati Halmahera Selatan,” terika salah satu petani. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut