Diduga Emosi, KBO Intelkam Polres Kepsul Dorong Massa Aksi Hingga Roboh

  • Bagikan
KBO Sat Intelakam Polres Kepsul, Ipda Sahlan Tubaka (kaos hitam) saat pengamanan aksi mahasiswa menuntut kenaikan harga kopra di kantor Bupati Kepsul

SANANA – Pengawalan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) oleh anggota Polres  dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepsul, nyaris memakan korban. Pasalnya Kaur Bin Ops (KBO) Sat Intelkam Polres Kepsul, Ipda Sahlan Tubaka diduga terbawah emosi saat menyaksikan aksi saling dorong antara anggota Polri dan Satpol  dengan mahasiswa.

Amatan KabarMalut Senin (26/11/2018), Ipda Sahlan yang melihat aksi saling dorong itu, langsung mendekati massa aksi dan melampiaskan emosinya dengan mendorong salah satu massa aksi bernama Hidayat Umasugi hinggah roboh. Tindakan KBO Intelkam Polres Kepsul ini kepala korban nyaris terbentur batu yang tak jauh saat terpental ke tanah.

Akibatnya, Hidayat mengalami luka di kaki dan kepalanya mengalami sakit ketika terbentur kerikil. Meskipun dengan kondisi terluka dan mengalami sakit dibagian kepala, Hidayat kembali berdiri untuk melanjutkan aksinya.

Sementara KBO Iltelkam Polres Kepsul, Ipda Sahlan Tubaka saat dikonfirmasi mengaku  tidak mendorong massa aksi. Dirinya hanya ingin menahan salah satu massa aksi itu.

“Saya tidak mendorong, saya hanya menahannya dan dia yang loncat ke belakang,” bantah Sahlan.

Sementara masa aksi atas nama sudirman Umawaitina mengaku kecewa dengan tindakan aparat kepolisian dan Satpol PP yang dinilai represif itu.

“Saya kecewa kenapa pengawalan aksi se represif ini, harusnya pihak kepolisian tidak begini, saya kecewa, saya akan memuntut perbuatan ini ke pihak berwajib,” kata Sudirman secara keras lewat sound system. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut