Kapal Pengangkut BBM Terbakar, Uang Tunai Rp 81 Juta Ludes

  • Bagikan
Kapal pengangkut BBM di Pelabuhan Talo yang tinggal puing

BOBONG – Sebuah kapal kayu pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) ludes terbakar saat berlabuh di Pelabuhan Talo Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Selasa (27/11/2018).

Kapal dengan nama KLM Sinar Hidayat, dilalap api usai pembongkaran BBM sebanyak 48 ton, terdiri dari minyak tanah 38 ton dan premium (Bensin) 10 ton milik Hi Muhamad Taeb alias Hi Lasau yang baru saja tiba dari Pertamina Sanana Kepulauan Sula (Kepsul).

Menurut Hi Lasau, kapal yang dinakhodai La Andi Gau (35) terbakar saat semua kru kapal turun untuk membersihkan badan kapal yang sedang berlabuh di pelabuhan. Namun tiba-tiba muncul asap dari dalam kamar mesin, diduga akibat terjadi korsleting listrik.

“Diperkirakan sumber api berawal dari ACCU (Aki) 150 Watt yang bersentuhan dengan mesin kapal,” kata Hi Lasau kepada KabarMalut.

Menurutnya, meski tidak terjadi ledakan yang luar biasa, kejadian ini  membuat kru kapal panik tak berdaya. Sebab tidak dapat memadamkan kobaran api dikarenakan terbatasnya alat pemadam kebakaran di kapal.

“Apalagi di dalam kamar mesin masih tersisa minyak solar 2 drum untuk pemakaian kapal. Maka api sangat sulit dipadamkan,” jelasnya.

Dalam kejadian ini, seluruh badan kapal habis terbakar dan hanya meninggalkan puing. Selain itu, terdapat pula uang tunai sebesar Rp 81 juta milik kru kapal juga ludes karena tak sempat diselamatkan.

“Uang yang terbakar sebanyak Rp 81 juta itu milik Kapten Kapal, La Andi La Gau sebesar Rp 71 juta, La Ode Rudin Rp 6,5 juta dan milik Muahamad Hidayat Nurdin Rp 3,5 juta serta 3 Handphone,” cetusnya.

Meski tidak terjadinya korban jiwa, kerugian yang dialami dalam musibah ini ditaksir mencapai Rp 350 juta. Pihak kepolisian dari Polsek Taliabu Barat kini masih melakukan penyidikan terkait peyebab kebakaran ini. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut