BAPPOR Minta Kejati Sebut Nama Oknum Penerima Dana CSR PT Harita Group

  • Bagikan
Koordinator BAPPOR Pulau Obi, Muhammad Risman

TERNATE – Koordinator Barisan Pemuda Pelopor (BAPPOR) Pulau Obi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Muhammad Risman menyikapi pernyataan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) Ida Bagus Nyoman Wismantanu terkait ada oknum yang menerima dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tambang PT Harita Group di Pulau Obi.

“Sudah diberitahkan pada media ini, saat itu Kajati Malut mengatakan sesuai hasil wawancara penyidik ada saksi bahwa dana CSR PT Harita Group telah diterima oleh orang per orang kemudian disalah gunakan. Sehingga, kami meminta kepada Kejati Malut membuka nama siapa orang tersebut,” kata Risman kepada KabarMalut, Kamis (29/11/2018).

Pihaknya berharap penegak hukum harus memberikan keterangan kemudian tidak memunculkan opini atau permasalahan selanjutnya. Hal ini, sudah menjadi pembahasan di kalangan masyarakat luas terutama di Pualu Obi terkait pernyataan Kejati Malut.

“Sesungguhnya, jika penegak hukum serius hal itu dibuka. Meskipun, belum atau bukan kewenangan Kejati sekalipun terkait pemeriksaan pengelolaan Dana CSR. Namun, tidak menimbulkan pertanyaan lagi,” ucapnya.

Lebih lanjut kata Risman, atas kejadian tersebut pihaknya meminta kerja sama yang baik kepada penegak hukum untuk lebih serius dan berani buka agar dapat diketahui siapa dibalik semua ini. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut