Usut Kasus Wabup Halbar, Kejati Terbitkan Sprin Lidik dan Menyurat Itjen Kemnaker

  • Bagikan
Kantor Kejati Malut (Foto: Dok/KabarMalut)

TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut), telah menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprin Lidik) atas kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jembatan Jani-Kedi di Loloda Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) yang diduga melibatkan Wakil Bupati (Wabup) Halbar Ahmad Zakir Mando.

“Iya memang benar kasus ini sudah diterbitkan surat perintah penyelidikan,” ungkap Plh Kasi Penkum Kejati Malut, Ikram kepada wartawan, Jumat (30/11/2018).

Ikram mengatakan, tim Jaksa penyidik juga telah menyurati Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Tenaga Kerja  (Kemnaker) terkait dengan kerugian negara dari kasus tersebut.

“Kasus ini terjadi pada tahun 2011-2012 jadi kami cek dulu berapa kerugiannya, karena kasus korupsi itu bicara tentang kerugiannya,” kata Ikram.

Surat permintaan tersebut telah dilayangkan oleh jaksa penyidik ke Itjen Kementerian Tenaga Kerja sejak Oktober 2018 kemarin. Namun hingga kini belum ada jawaban dari pihak kementerian.

“Sampai sekarang belum ada jawaban,” akunya.

Sekedar diketahui, dugaan keterlibatan Wakil Bupati Halbar Ahmad Zakir Mando dalam kasus tersebut lantaran Wakil Bupati saat itu selaku Pejabat Pengguna Anggaran (KPA) dan menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigras. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut