Belum Temukan Kerugian Negara, Kejati Terus Dalami Pinjaman Halbar

Yasim Mujair
Plh Kasi Penkum Kejati Malut, Ikram M Saleh

TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) terus mendalami kasus dugaan penyalanggunaan anggaran pinjaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) sebesar Rp 159 miliar di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Maluku-Malut.

“Proses penanganan kasus dugaan pinjaman Halbar senilai Rp 159 miliar tersebut masih dalam proses pendalaman, karena kami masih kesulitan dalam penghitungan kerugian negara,” kata Plh Kasi Penkum Kejati Malut, Ikram M Saleh kepada wartawan, Senin (3/12/2018).

Ikram menjelaskan, tim penyilidikan masih kesulitan dengan hasil pengumpulan data. Data yang disodorkan ke Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP) hasil ekpos belum ditemukan adanya kerugian keuangan negara.

“Saat itu diajukan hanya beberapa aitem saja. Namun proses pendalaman tersebut tetap dilanjutkan dan masing-masing kegiatan yang dibayar menggunakan dana dari pinjaman Rp 159 miliar,” jelasnya.

Menurutnya, pinjaman sebesar Rp 159 miliar tersebut diperuntuk membiayai sejumlah program sesuai dengan surat usulan. Namun faktanya, Pemkab menggunakan anggaran tersebut untuk membayar beberapa kegiatan diluar dari usulan.

“Kamis sudah melakukan pengecekan ada kegiatan yang dimaksud, dari hasil tersebut kami langsung sampaikan ke BPKP, kemudian kami gelar bersama dengan BPKP dan BPKP sampaikan dalam hasil gelar tersebut belum ditemukan kerugaian keuangan negara,” ujarnya.

Untuk meningkatkan status hukum sebuah kasus dugaan korupsi dari penyelidikan ke penyidikan, maka harus didukung dengan nilai kerugian Negara yang ditemukan dalam penanganan kasus tersebut. Sejauh hal ini belum ditemukan, dikhawatirkan prosesnya bakal sia-sia.

“Kasus tersebut penyidik akan terus dalami, pendalaman seperti apa nanti dilihat, karena penaganan kasus korupsi itu berbicara kerugian keuangan negara, jika kerugian negara BPKP belum temukan bagiaman cara kami menaikkan status dalam penyilidikan,” pungkasnya. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut