Jadi Pengawas PDAM, Caleg PKPI Terancam Diskualifikasi

  • Bagikan
Terlapor Adi Hi Adam (kanan) saat menjalani Sidang dugaan Pelanggaran Administrasi Pemilu

LABUHA – Bawaslu Halmahera Selatan (Halsel) resmi menggelar sidang terhadap dugaan pelanggaran Pemilu yang melibatkan salah satu calon legislatif (Caleg) dari partai PKPI Daerah Pemilihan (Dapil) II Makian-Kayoa Adi Hi Adam. Adi diduga melakukan pelanggaran administrasi Pemilu karena masih aktif menjabat sebagai Badan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Halsel.

Ketua Bawaslu Halsel, Kahar Yasim saat dikonfirmasi mengatakan, ada dua agenda yang digelar, yang pertama pembacaan laporan kemudian tanggapa terlapor dan kedua angenda pembuktian. Pembuktian itu kata Kahar, memasukkan bukti kemudian pemeriksaan saksi, ada tiga saksi yang hadir yakni Yusup Taudin, Hi Musli sedang Direktur PDAM Yuslan Garwan tidak sempat hadir karena bertepatan agenda keluar daerah.

“Besok dilanjutkan lagi pemeriksaan saksi yakni Ketua Komisi III DPRD Halsel,  Kabag Hukum dan Bupati Bahrain Kasuba,” kata Kahar di ruang kerjanya, Senin (3/12/2018).

Sambung Kahar, jika dilihat normatifnya di pasal 240 UU nomor 7 maupun di pasal 7 dan pasal 8 PKPU nomor 20 terkait pencalonan yang bersangkutan (Adi Hi Adam) harus mengundurkan diri dari jabatan.

“Aturan itu jelas sampai tingkat karyawan pun  harus mundur diri,” ungkapnya.

Menurut Kahar, dalam persidangan juga Adi Hi Adam sudah sampaikan bukti-bukti surat pengunduran dirinya. Selanjutnya nanti dilihat proses pemeriksaan saksi-saksi berikut.

Disentil terkait sanksi diskualifikasi kepesetaan Adi Hi Adam dari Caleg, Kahar belum bisa mengambil kesimpulan karena dengan alasan sanksi diskualifikasi berdasarkan Peraturan Bawaslu nomor 8 pasal 36 dan 37 terkait sanksi administrasi dan sanksi administrasi untuk tindak pidana yang dilakukan Caleg secara terstruktur.

“Kalau semua tahapan sidang sudah selesai kami berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi terkait fakta persidangan setelah itu baru putusan,” tutup Kahar. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut