Pemenang Pilkades Bajo Tetap Dilantik

  • Bagikan
Kepala DPMD Halsel, Bustamin Soleman

LABUHA – Meski tersandung dugaan ijazah palsu pada saat pencalonan kapala desa di Desa Bajo Kecamatan Kayoa. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halmahera Selatan (Halsel) menegaskan bakal melantik Ade Yusup sebagai kepala desa terpilih dengan perolehan suara terbanyak dari empat calon kepala desa lainnya.

Kepala DPMD Halsel, Bustamin Soleman mengatakan sebelumnya salah satu Cakdes yakni Sahbudin Alhadad memasukkan gugat di DPMD terkait dengan ijazah SD miliki Ade Yusup yang diduga palsu. Namum sebelum masuk pada tahapan sidang penyelesaian sengketa Pilkades, Sahbudin Alhadad mencabut gugat tersebut.

“Ada dokumennya di meja saya. Akhirnya kami hapus dari daftar gugatan,” kata Bustamin ketika dikonfirmasi, Selasa (4/12/2018).

Terkait ijazah palsu DPMD menyerahkan ke pihak kepolisian untuk menanganinya, karena kasus tergolong tindakan pidana murni yakni pemalsuan dokumen dan tidak bisa ditangani DPMD.

Lanjut Bustamin, dalam aturan Pilkades persyaratan mencalonkan diri sebagai kepala desa harus menggunakan ijazah SMP dan sederajat bukan ijazah SD. Hanya saja pada saat mendaftar Ade Yusup ikut memasukan ijazah SD.

“Nanti sudah selesai Pilkadaes baru dipermasalahkan ijazah SD-nya itu,” ujar Bustamin.

Bustamin menegaskan Ade Yusup bakal dilantik sebagai kepala desa terpilih karena gugatannya sudah dicabut.

“Akan dilantik karena gugatannya sudah dicabut,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut