Terlibat Cekcok, Ketua Komisi II DPRD Kepsul Dipolisikan

  • Bagikan
Sekwan saat di ruang SPKT Polres Kepsul

SANANA – Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul) Ilyas Yainahu, terpaksa harus berurusan dengan Polisi atas perbuatannya. Ilyas dilaporkan ke Polisi seusai terlibat cekcok dengan Sekwa di kantor DPRD, Selasa (4/12/2018).

Ilyas yang juga Ketua Komisi II DPRD Kepsul itu dilaporkan Sekwan Kepsul Lily Herawati Tomaidi karena telah mengeluarkan kata-kata yang tidak baik. Menurut keterangan saksi (Rauda Buamona) Ilyas emosi saat mengkomunikasikan persoalan kreditnya dengan Sekwan, Ilyas langsung naik pitam dan menghamburkan kertas di atas meja Sekwan dan mengeluarkan kata-kata tidak senono kepada Sekwan.

“Anjing, babi Sekwan bodoh,” sebut Rauda meniru ucapan Ilyas yang juga politisi partai PKS tersebut.

Tidak terima pernyataan wakil rakyat itu, Sekwan langsung menuju Polres Kepsul mengadu persoalan yang dialaminya ke Sentral Pelayanan Kepolisan Terpadu (SPKT) Polres Kepsul.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, ibu Lily Herawati Tomaidi sebagai terlapor (korban), melaporkan Ilyas Yainahu karena telah mengeluarkan kata-kata kotor, tugas kami di SPKT adalah menerima laporan dan akan segera ditindaklanjuti,” kata salah satu petugas SPKT, Brigpol M Pora.

Sementara Ilyas saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut meminta untuk tidak mempublikasi kejadian tersebut. Ia juga menyampaikan klarifikas benar atau tidaknya ucapan yang dialamatkan ke Sekwan tersebut hanya akan disampaikan di kantor Polisi, sementara itu dirinya malah menggugat kepangkatan dan jabatan Sekwan.

“Tidak perlu dipublikasikan, baik di media cetak maupun media online, kalau terkait dengan klarifikasi ya sampai di kantor, mekanisme dia (Sekwan) sampai ada di DPRD juga masih dipertanyakan, dan itu melanggar undang-undang,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut