Atasi Kekurangan Tenaga Pengajar, Pemda Mutasi 5 Guru ke Desa Waisum

  • Bagikan
Kadis Pendidikan Kepsul, Arif Umasugi

SANANA – Kekurangan guru tentunya akan menyebabkan lumpuhnya proses belajar mengajar di kelas, itulah yang saat ini dialami siswa yang berada di SD Negeri Waisum dan SMP Negeri 3 Mangoli Utara Timur di Desa Waisum.

Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) yang menerima keluhan orang tua siswa dan warga Desa Waisum Kecamatan Mangoli Utara Timur langsung menyiapkan 5 tenaga guru untuk dimutasikan ke dua sekolah tersebut menutupi kekurangan guru demi memperlancar proses belajar mengajar.

“Untuk menjawab persoalan kekurangan guru di SD Negeri Waisum dan SMP Negeri 3 Mangoli Utara Timur di Desa Waisum itu, kami telah merekomendasikan 5 nama guru ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Manusia (BKPSDM) Kepulauan Sula untuk diterbitkannya SK mutasi ke Desa Waisum,” kata Kadis Pendidikan Kepsul, Arif Umasugi kepada KabarMalut, Rabu (5/12/2018).

Meski begitu, pihaknya tidak menyebutkan nama-nama guru yang direkomendasikan itu. Arif berharap 5 guru yang akan dimutasikan dapat menjalankan tugas dengan baik.

“Semoga mereka betah dan penuh rasa tanggungjawab mengabdi untuk generasi di Desa Waisum tanpa keluhan demi tercipta pelayanan pendidikan yang baik di Kepsul,” tutup Arif.

Terpisah, Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM Kepsul, Nawin M Yasin membenarkan, langkah yang diambil oleh Pemda untuk menutupi kekurangan guru di Desa Waisum.

“Ia benar Dinas Pendidikan telah merekomendasikan 5 nama untuk di mutasi ke Desa Waisum, dan sudah kami tindak lanjut ke pak bupati,” singkat Nawin. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut