Jalan di Patani Memprihatinkan, Pemkab Canangkan 2019 Mulai Dihotmix

  • Bagikan
Ruas jalan di Patani

WEDA – Sejumlah sopir angkutan umum di wilayah Kecamatan Patani mengeluh kondisi jalan utama penghubung empat kecamatan yakni Patani Barat, Patani, Patani Utara dan Patani Timur.

Salah satu sopir angkutan umum Samsudin Juraid mengaku jalan Patani induk menuju Patani Timur, Patani Barat, Patani Utara dan Patani Barat sangat parah dan meprihatinkan kondisinya.

“Kondisi jalan tersebut kini sudah rusak parah, yang membutuhkan langkah pemerintah daerah secepatnya untuk pembangunan jalan tersebut, kita (sopir) lintas Patani sudah beberapa kali menimbun tapi sama saja,” ungkap Samsudin kepada KabarMalut, Kamis (6/12/2018).

Ruas jalan tersebut hanya bisa lewati kendaraan pada musim panas, jika tiba musim hujan kendaraan tidak lagi melitasi dan hanya mengandalkan transportasi laut untuk pelayanan warga.

“Apalagi pada saat ini kalau sudah musim hujan sudah tidak bisa dilintasi, walaupun dengan mobil jenis apapun,” katannya.

Bupati Halteng, Edi Langkara ketika dikonfirmasi mengaku awal tahun 2019 mendatang ruas jalan tersebut mulai di hotmix, kini pihaknya telah mempersiapkan proses tender dengan anggara sebesar Rp 30 miliar. Sistem pekerjaanya dengan menggunakan sistem multi year.

“Untuk pembayaran proyek ini selama empat tahun namun proses pekerjaan hanyalah dua tahun jadi proses pekerjaan jalanya dihotmix mulai dari Bakajaya Kecamatan Patani Barat hingga ke Batu Dua Kecamatan Patani Utara,” kata Edi.

Meski pembayaran menggunakan system multi year selama empat tahun lamanya, namun proses pekerjaan ditargetkan dua tahun sudah harus tuntas.

“Kita target dua tahun pekerjaan jalan mulai dari Patani Barat sampai Patani Timur harus sudah selasai,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut