Kejati Tahan Mantan Bendahara Samsat Kepsul

  • Bagikan
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku Utara saat menahan mantan Bendahara UPTD Samsat Kepsul

sTERNATE – Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) resmi menahan mantan Bendahara Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Samsat Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) BRU (36), dalam kasus dugaan korupsi pajak kendaraan tahun 2017.

“Tersangka BRU ditahan dalam perkara tindak pidana korupsi pengelolaan penerimaan Pajak kenderaan bermotor pada UPTD Samsat Kepsul tahun 2017 yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 983.407.823,” kata Kasi Penkum Kejati Malut, Apris kepada wartawan, Senin (10/12/2018).

Dari hasil kesimpulan pemeriksaan tersebut lanjut Apris, ditemukan adanya dugaan yang bersangkutan terlibat sebagai tersangka. Sehingga tim penyidik berpendapat bahwa tersangka bisa melakukan penahanan.

“Penyidik segera rampungkan berkas dan selanjutnya dilimpahkan di Pengadilan Negri Ternate (PN). Tersangka dipriksa sekitar pukul 13.00 WIT selesai sekitar pukul 18.30 WIT,” jelasnya.

Untuk sementara ini, penyidik baru menetapkan satu orang tersangka dan masih melakukan pengembangan untuk mungusut calon tersangka lain.

“Sekarang ini yang ditetapkan baru satu orang tersangka dan sudah dilakukan penahanan. Tersangka tersebut ditahan selama 20 hari di Rutan Klas IIb Ternate kelurahan Jambula,” jelasnya.

Tersagka BRU dijerat dengan pasal 2 atau pasal 3 undang-undang nomor 31 tahun  1999 sebagai mana diubah UUD nomor 21 tentang pemberantasan korupsi dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut