TKD Keluhkan Pemotongan Gaji Setahun Terakhir

  • Bagikan
Kepala Dikbud Halut, Suwarno TongoTongo

TOBELO – Tenaga Kontrak Daerah (TKD) Bidang Pendidikan Kabupaten Halmahera Utara (Halut) mengeluhkan pemotongan gaji yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) selama setahun terakhir.

Salah satu TKD Bidang Pendidikan Halut mengatakan, gaji TKD seharusnya diterima per bulan Rp 2.000.000, kini telah dipangkas Dikbud dan hanya menerima sebesar Rp 1.750.000.

“Sebenarnya gaji kami perbulan itu Rp 2.000.000 tapi karena ada pemotongan maka kami hanya terima per bulan Rp 1.750.000,” keluh TKD Bidang Pendidikan yang namanya tidak mau dipublis, Selasa (11/12/2018)

Menurutnya, pemotongan gaji per bulan sebesar Rp 250.000 awalnya dari Dikbud Halut  sudah menginformasikan kepada seluruh TKD Bidang Pendidikan yang berjumlah 411 orang. Alasanya pemotongan gaji untuk dialokasikan pembuatan kartu BPJS bagi TKD.

“Kami berharap kalau memang uang itu untuk mebuat kartu BPJS, maka kami berharap pihak Dinas (Dikbud) sudah bisa memberikan kepada kami, tapi yang terjadi sampi masa kontrak kami berakhir di bulan ini Desember 2018 kami sendiri belum mendapatkan kartu BPJS,” keluhnya.

Sementara Kepala Dikbud Halut, Suwarno TongoTongo saat di konfirmasi mengaku pihaknya tidak pernah melakukan pemotongan gaji TKD.

“Untuk pihak dinas sendiri tidak pernah melakukan pemotongan gaji TKD, kalaupun hal ini terjadi berarti pemotongannya dari pihak kantor BPJS,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut