Kadis Kominfo Halut Tuding GMNI Aktor Aksi Kenaikan Harga Kopra

  • Bagikan
Kadis Kominfo Halut, Deky Tawaris

TOBELO – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatikan (Diskominfo) Halmahera Utara (Halut), Deky Tawaris, menuding Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Halut sebagai aktor utama dalam dari aksi menuntut kenaikan harga kopra yang dilakukan petani kopra.

“Aksi Petani Kopra pada beberapa hari yang lalu di depan kantor bupati ini juga salah satu dalangnya di kamu, karana kamu adalah Sekertaris Umum GMNI,” kata Deky kepada KabarMalut.

Tudingan Kadis Kominfo ini karena wartawan KabaraMalut Ronald Muhama juga kini aktif sebagai Sekertaris Umum GMNI. Deky juga mengklaim tudinganya didasari akun facebook Ronald yang sering ditandai teman dengan status kecaman pemeritah atas anjloknya harga kopra di Halut.

“Terbukti ada postingan kamu yang terus menerus mengacam pemerintah daerah mengenai dengan masalah harga kopra,” tegas Deky.

Menanggapi tudingan Kadis Kominfo, Ketua DPC GMNI Cabang Halut Jenfanher Lahi mengatakan, pernyataan Deky seharusnya menjadi perhatian Sekda maupun Bupati agar melakukan evaluasi terhadap pimpinan OPD yang mengutamakan emosi sehingga marwah Pemda sendiri tidak tercoreng di mata masyarakat. GMNI meminta Kadis Kominfo segera meminta maaf atas pernyataannya.

“Kepala Dinas seharusnya segera meminta maaf, karena ini juga masuk pelecehan kepada kelembagaan Organisasi GMNI, karena kami bukan mengatur atau seting aksi. Kalau tidak minta maaf kami akan turun aksi,” tegas Jenfanher, Rabu (12/12/2018).

Ia juga mengatakan apa yang Kadis Kominfo sampaikan itu tidak tepat sasaran dan tidak punya bukti, serta menjurus ke unsur-unsur nama baik institusi GMNI.

“Saya sebagai Ketua Cabang GMNI Halmahera Utara sekali lagi meminta Kadis Kominfo bertangung jawab atas ucapan dan sikap beliau, jika ini dibiarkan terus maka kebiasaan di birokrasi soal fitnah akan mendarah daging,” tuturnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut