Sebelum Bayar Lunas, Inspektorat Halsel Audit Pekerjaan Proyek

  • Bagikan
Kepala Inspektorat Halsel, Slamet Ak (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA – Untuk membuktikan pembangunan fisik yang dikerjakan oleh pihak rekanan sebelum melakukan pembayaran, Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) turun langsung ke lokasi-lokasi dimana proyek itu dikerjakan.

Kepala Inspektorat Halsel, Slamet Ak mengaku pengecekan (audit)secara langsung ini dilakukan untuk memastikan kondisi pekerjaan baik proyek jalan, jembatan dan pembangunan lainnya yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU), dikerjakan sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) dan kualitas pekerjaan.

“Supaya tidak terjadi hal-hal fiktif dan sebagainya. Pembangunan jembatan itu yang dilakukan pembuktian fisik,” kata Slamet ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (20/12/2018).

Menurutnya, proyek fisik yang bersumber dari DAK dengan nilai diatas Rp 2 milir semuanya akan diperiksa atau diaudit di lapangan. Sedangkan untuk DAU, semua kegiatan baik fisik maupun pengadaan juga diperiksa sebelum dilakukan pelunasan pembayaran.

“Hampir semuanya diatas Rp 2 miliar untuk DAK itu wajib kita periksa sebelum dilakukan pelunasan pembayaran terakhir yang direkomendasikan oleh Inspektorat. Tapi untuk DAU semua kegiatan baik fisik maupun pengadaan itu wajib kita periksa sebelum dilakukan pembayaran,” tutur Slamet Ak.

Kendati demikian, Slamat mengaku pihaknya masih kekurangan personil tenaga audit. Sehingga banyak pekerjaan yang diaudit hanya diangkat Rp 2 miliar keatas.

“DAK itu kalau kita periksa kita tidak punya tenaga. Maunya semuanya, tapi kita tidak punya tenaga, makanya yang dibawa Rp 2 miliar tidak melakukan pemeriksaan. Kalau terlalu banyak akan tidak selesai, pembayaran akan dikembalikan karena tidak selesaikan,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut