Hendak Ditagih Tiket, Ternyata Penumpang Kapal Ini Sudah Meninggal Dunia

Yasim Mujair
Evakuasi korban meninggal di atas Kapal KM Permata Ima

TERNATE – Penumpang kapal KM Permata Ima dari Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tujuan Bastiong Kota Ternate, sempat dikejutkan salah satu penumpang meninggal dunia di atas kapal sekira pukul 18:00 WIT. Jumat (21/12/2018).

Penumpang bernama Nurwaidah Hayat (14) asal Desa Koititi, Kecamatan Gane Barat ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar kapal saat hendak dibangunkan Anak Buah Kapal (ABK) ketika sedang menagih tiket

Kepala Desa Cango, Idhar Kifli mengaku korban yang masih tercatat sebagai siswi SMP ini ke Ternate bersama adik laki-lakinya yang bernama Fajrin (11) untuk kepentingan berfoto persiapan ujian sekolah. Saat berangkat dari Koititi korban dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan sakit, setelah dalam perjalanan korban merasa pusing, sakit perut dan muntah-muntah karena cuaca tidak bersahabat dan laut bergelombang.

“Korban merasa pusing dan tidak kuat dengan kondisi laut yang bergelombang kemudian salah satu ABK menawarkan korban bersama adiknya untuk tidur di kamar ABK tersebut,” ungkap Idhar yang sekaligus merupakan keluarga korban kepada KabarMalut.

Sekitar pukul 18:00 WIT. ABK hendak menagih tiket lalu membangunkan korban, namun tidak ada respon dan diperiksa ternyata sudah meninggal dunia. Sekitar pukul 21:00 WIT kapal berlabuh di Pelabuhan Bastiong, Kakak perempuan korban hendak menjemputnya, seakan tidak percaya ketika mengetahui adiknya sudah meninggal dunia.

“Kakak almarhumah yang akan menjemput adiknya (Almarhumah) kaget setelah diberitahukan oleh Polisi bersama pihak kapal KM Permata Ima bahwa adiknya sudah meninggal,” jelasnya.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah salah satu keluarga di Kelurahan  Fitu Kecamatan Ternate Selatan untuk disemayamkan. Rencananya Sabtu (22/12) besok jenazah korban akan dibawa kembali ke kampung halaman di Gane Barat untuk dikebumikan.

Kapolsek Ternate Selatan, AKP Catur Erwin Setiawan saat dikonfimasi membenarkan kejadian tersebut dan pada saat itu juga telah memintai keterangan sejumlah saksi ketika kapal tiba di Ternate.

“Iya memang benar tadi saya dapat informasi dari anggota saya yang sedang melakukan giat rutin pemeriksaan di pelabuhan Bastiong dan kapal yang masuk, bahwa ada penumpang yang meninggal di atas kapal KM Permata Ima” jelasnya.

Polisi juga telah melayat ke rumah duka sekaligus meminta keterangan keluarga korban untuk kepentingan penyelidikan.  Pihak keluarga sendiri telah mengikhlaskan serta menolak untuk dilakukan visum dan otopsi.

“Ini sudah ajal dan kuasa dari sang Pencipta sehingga keluarga mengikhlaskan kepergian almarhumah,” pungkas Catur. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut