Transaksi Misi Dagang Jatim-Malut Capai Rp 525,3 Miliar

  • Bagikan
Para pengusaha Jawa Timur sedang transaksi dengan pengusaha Maluku Utara

TERNATE – Sebanyak 20 pengusaha asal Jawa Timur (Jatim) didatangkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku Utara (Malut) dalam rangka Misi Dagang Hasil Komoditi Unggulan di Malut, Jumat (21/12/2018).

Para pengusaha yang dipimpin langsung Kepala Disperindag Jatim, Drajat Irawan ini, bertemu langsung dengan Asosiasi Petani Kopra dan 50  pengusaha komoditi Malut dengan berbagai macam hasil komoditi unggulan seperti kopra, vanili, gula, beras, pala, cengkeh, jahe dan mente.

Kegiatan Misi Dagang atas kerjasama Disperindag Malut dan Diseperindag Jatim berlangsung di kantor Bank Indonesia Perwakilan Malut ini, menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp 525.383.000.000.

Kepala Disperindag Jatim, Drajat Irawan mengaku nilai transaksi Misi Dagang kali ini jauh lebih tinggi dibandingkan transaksi Jatim dengan Sulawesi Selatan (Sulsel) yang hanya berkisar Rp 150.000.000.000. Misi Dagang dilakukan saat ini merupakan upaya mendorong transaksi perdagangan yang terus meningkat.

“Selain itu hal ini juga bisa mendorong produk-produk unggulan yang ada di wilayah Malut,” kata . Drajat saat diwawancarai KabarMalut.

Senada, Kepala Disperindag Malut, Asrul Gailea berharap  adanya Misi Dagang seperti yang dilakukan oleh Pemprov Malut dan Jatim ini bisa menjadi sinergi antara kedua daerah. Dimana Jatim sebagai salah satu daerah penyuplay bahan pokok terbesar di Indonesia dan Malut sebagai salah satu daerah yang kaya dengan hasil komoditinya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut