Natal di Ternate Penuh Khitmad dan Suka Cita

  • Bagikan
Suasana Ibadah perayaan Natal di gereja Eben Haezer Ternate

TERNATE – Perayaan Hari Natal di Kota Ternate dirasakan oleh semua umat Kristiani dengan khidmat dan penuh suka cita. Hal ini tergambar dari antusiasme jemaat yang mengikuti prosesi ibadah Natal yang dilakukan di beberapa gereja di Kota Ternate antara lain, Gereja Eben Haezer Ternate, Gereja Imanuel atau Gereja Ayam dan Gereja Katholik St Willbrordus Ternate yang lebih dikenal dengan Gereja Batu.

Amatan KabarMalut, Selasa (25/12/2018), ketiga gereja yang terletak di Pusat Kota Ternate ini melangsungkan ibadah Natal penuh dengan suasana yang khusyuk dan khidmat dengan pengamanan dari TNI, Polri dan Satpol PP serta menurunkan 1 ekor Anjing pelacak yang diperuntukan untuk memeriksa situasi sekitar area gereja.

Ibadah dimulai pukul 09:00 WIT dan berakhir pada pukul 11.00 WIT dengan mengusung tema yang sama yakni ‘Yesus Kristus Khidmat Bagi Kita’.

Pendeta Gereja Eben Haezer, Yakobus Tjanu saat diwawancarai seusai ibadah menyebutkan bahwa khidmat menjadi bagian manusia dalam menjalankan hidup dimana saja dengan mengedepankan cinta dan kasih sayang serta membawa damai bagi semua.

“Artinya dalam kehidupan kita sehari-hari, kita harus mengandalkan Tuhan sebagai pedoman hidup dan mengedepankan kasih saying, agar tercipta kerukunan dan damai antar umat beragama khususnya di Kota Ternate,” ungkapnya.

Yakobus berharap silahturahmi yang sudah terjalin baik di Kota Ternate saat ini akan terus ditingkatkan dan menjadi resolusi untuk hari-hari kedepan yang tentunya selalu mengedepankan Yesus Kristus dalam hidup.

Sementara itu, secara terpisah Wakil Uskup Pimpinan Katholik Maluku Utara yang sekaligus memimpin jalannya ibadah Natal di Gereja Katholik St Willibrordus Ternate, Pastor Titus Rahail menyebutkan suasana Natal kali ini dirasakan sangat berbeda dan lebih terasa makna daripada Natal, karena perayaan Natal saat ini selama 4 minggu sebelumnya sudah menyiapkan batin secara internal dalam mengantar umat dalam menuju Natal.

“Perayaan Natal kali ini sangat berbeda dengan adanya banyak pihak yang terlibat diantaranya TNI, Polri, Pemerintah dan wartawan yang senantiasa menopang Perayaan Natal, sehingga boleh berjalan dengan aman dan damai, apalagi sangat terasa dengan pasca putusan MK atas Pilgub Maluku Utara tentunya ini menjadikan suasana yang damai tanpa ada gesekan dari kedua belah pihak,” tegas Titus. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut