Pesta Miras, Empat PTT Halteng Bakal Dipecat

  • Bagikan
Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Halteng, Halid Andisi

WEDA – Pemerintah Kabupaten Halmaheta Tengah (Halteng) mengambil tindakan keras terhadap para pegawai yang dinilai menyalahi kode etik. Empat Pegawai Tidak Tetap (PTT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran, yang diduga terlibat pesta minuman keras (Miras) bakal dipecat secara tidak terhormat dari status PTT.

“Empat orang Pegawai Tidak Tetap (PTT) akan diberhentikan dan kemarin sudah dua orang diperiksa yakni Rosdiana Asri dan Sandi,” Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Halteng, Halid Andisi kepada KabarMalut,  Selasa (25/12/2018).

Menurutnya, empat PTT yang diduga pesta Miras di Parawisata Desa Nusliko Kecamatan Weda, beberapa waktu lalu yakni Sandi, Fai, Rosdiana Asri dan Farid. Dua diantaranya telah diperiksa, sisanya dua orang akan diperiksa pula bersama saksi dari masyarakat.

“Kami tunggu yang dua yakni Farid dan Fai untuk pemeriksaan, setelah hasil pemeriksaan kita akan konfirmasikan dengan mereka karena kita belum percaya keterangan dari dua orang yang diperiksa sebelumnya”, ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus menelusuri pesta Miras ini apakah hanya keempat PTT atau ada pelaku lain selain keempatnya. Kasus ini telah dilaporkan ke Wakil Bupati Abdurahim Odeyani dan akan ditindaklanjuti.

“Mereka berempat itu akan diberhentikan hanya menunggu SK pemberhentian dari pak Bupati Edi Langkara dalam waktu dekat akan diberikan kepada mereka,” jelasnya.

Halid menambahkan, anggota Satpol PP yang tidak piket selama satu minggu berturut-turut dan kurang aktif piket, juka akan diberhentika. Sehingga menjadi pelajaran untuk PTT yang lain agar tetap melaksanakn tugas dan kewajibanya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut