Mabuk, Oknum Polisi Tembak Seorang Warga Doitia

Ronald Muhama
Nikodemus Toory (38) warga Desa Doitia saat menjalani perawatan di RSUD Tobelo

TOBELO – Diduga sudah mabuk karena mengkonsumsi minuman keras (Miras), seorang oknum Polisi berinisial BB yang bertugas di Polsek Loloda Utara, menembaki seorang warga Desa Doitia bernama Nikodemus Toory (38). Akibatnya, korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo Halmahera Utara (Halut) untuk mendapat perawatan intensif.

Menurut korban, berawal sekira pukul 01:00 WIT dini hari tadi, ia bersama tiga rekamanya dari Worimoi  dan pelaku, sedang pesta Miras di rumah kakanya. Kemudian BB (Pelaku) menawarkan menukar tas samping miliknya dengan korban namun ditolak.

“Saya tidak mau tukar, kemudian saat saya berdiri mau berjoget, tiba-tiba peluru seperti paku sudah tertancap di wajah saya,” ungkap Nikodemus saat ditemui di RSUD Tobelo, Rabu (2/1/2019).

Peluru pistol elektrik Gun Sambhara yang dipakai pelaku, menancap tepatnya di bagian wajah bagian bawah mata kiri korban. Meski begitu, korban mengaku tidak ada kesengajaan dari oknum anggota Polsek Loloda Utara untuk melukai dirinya karena sudah dianggap sebagai keluarga sendiri.

“Saya sudah kenal lama dengan oknum anggota Polsek Loloda Utara, saya sudah anggap sebagai anak angkat. Ini sudah menjadi musibah,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres Halut AKBP Yuyun Arif Kus Hendrianto saat dikonfirmasi mengatakan tetap memproses anggotanya yang diduga telah melakukan pelanggaran tersebut.

“Oknum anggota sementara diperiksa di bagian Provost,” kata Yuyun.

Kapolres mengaku selalu memberikan peringatan kepada anggotanya agar melaksanakan tugas yang professional.

“Kita sebagai polisi menjadi pengayom, pelayan dan pelindung masyarakat, jadi terkait dengan masalah tersebut, anggotanya sudah kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut