Panitia Kabupaten Keluar Daerah, Putusan Sengketa Pilkades Ditunda

  • Bagikan
Asisten I Setda Halsel, Amirudin Dokumalamo (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA – Penyelesaiaan sengketa Pemilih Kepala Desa (Pilkades) tahap II di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menunggu putusan dari panitia kabupaten. Namun hingga saat panitian kabupaten sendiri belum mengambil langkah untuk memutuskan siap yang terpilih sebagai kepala desa karena semua tim panitia kabupaten masih berada di luar daerah.

“Kita punya tim semua belum siap, kita musti tanda tangan dulu. Banyak yang keluar daerah begitu sidang selesai. Mungkink Kajari balik dulu karena beliau lagi cuti. Sedang pak Ilham lagi sakit,” kata Asisten I Setda Halsel, Amirudin Dokumalamo kepada wartawan, Rabu (2/1/2019).

Meski demikian, Amirudin mengklaim semua proses penyelesaian sengketa Pilkades sudah selesai, tinggal menunggu putusan.

“Proses sidangnya sudah selesai, tinggal putusan. Artinya amar putusannya harus ditandatangan bersama,” ujarnya.

Selain itu, dalam sengketa Pilkades ini ada dua masalah yang menjadi materi gugatan para calon Kades yang kalah bertarung. Yang pertama yaitu masalah DPT dan tidak netral panitia Pilkades di tingkat desa.

“Masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan tidak netralnya panitia, kedua masalah itu yang dominan dalam materi-materi gugatan,” ungkanya.

Kendati demikian, pihaknya optimis dalam pekan ini panitia kabupaten sudah melakukan sidang putus hasil Pilkades di 32 desa yang mengajukan gugatan.

“Paling cepat minggu ini sudah dilakukan sidang putusan,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut