Penyalahguna Narkoba 1 Gram Tidak Dipidana

  • Bagikan
Kepala Bidang P2M BNNP Malut, Ade Haerudin (kiri) didampingi Kapala BNNP Malut, Benny Gunawan (tengah) saat Pres release (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara (Malut) menegaskan, penggunaan narkoba dibawah 1 gram tidak perlu dipidankan, namun direhablitasi. Mengingat program rehabilitasi penyalahgunaan narkoba merujuk pada undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika yakni pasal 54, Pasal 103 dan Pasal 121.

Kepala Bidang P2M BNNP Malut, Ade Haerudin mengatakan, peraturan itu diperkuat dengan aturan pemerintah nomor 25 tahun 2011 dan peraturan bersama yang ditanda tangani Ketua MA, Menkumham, Menkes, Mensos, Jaksa Agung, Kapolri dan Kepala BNN pada tanggal 11 Maret 2014 tentang penanganan pecandu narkotika dan penyalahgunaan narkotika ke dalam lembaga rehabilitasi yang memastikan para penyalahgunaan narkoba tidak lagi diperlakukan sebagai pelaku tindak kriminal. Namun penyalahgunaan narkoba wajib melaporkan ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) yang tersebar di 274 institusi Indonesia.

“Pengguna narkoba dibawa 1 gram sebenarnya tidak perlu dipidanakan, hanya butuh rehabilitas. Itu tertuang dalam aturan bersama,” kata Haerudin didampingi Kapala BNNP Malut, Benny Gunawan kepada Wartawan, Kamis (3/1/2019).

BNNP Malut bahkan meminta pihak kepolisian apabila menangkap pelaku pengguna, pemakai, atau pengedar narkotika dengan barang bukti dibawah 1 gram, tidak perlu diproses. Namun penyalahgunaan narkoba wajib direkomendasikan atau disebut IPWL agar rehabilitas pada intansi terkait seperti BNN.

“Satu sisi barang bukti narkoba dibawah 1 gram itu kalau diproses ke tindak pidana justeru merugikan keuangan negara dalam proses pembiyaan perkara karena terlalu kecil,” tegasnya.

Haerudin mengaku layanan rehablitas BNNP Malut tetap memprioritaskan penguna narkoba jika direkomendasikan untuk direhabilitasi. Karena dalam setahun kemarin 2018 sebanyak 70 orang pengguna narkoba.

“Tahun 2018 kemarin pemerintah melalui BNNP Malut telah menganggarkan paket biaya layanan rahabilitasi rawat jalan bagi pengguna narkoba mencapai 70 orang,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut