7 Kali Diguncang Gempa, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang

  • Bagikan
Gampa Bumi di Labuha Halsel

LABUHA – Gempa bumi 5,1 skala richter (SR) mengguncang Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,85 LS dan 127,55 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 23 KM arah Selatan Kota Labuha, Halsel pada kedalaman 10 KM.

Badan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat mulai pukul 10:55-11.21 WIT hari ini terjadi 7 kali gempa, mulai dari awal 5,1 SR kemudian gempa bumi susulan sebanyak 6 kali.

“Hingga pukul 11.21 WIT, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 6 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangan yang diterima KabarMalut, Sabtu (5/1/2019).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar (strike slip). Dugaan kuat sesar aktif yang menjadi pembangkit gempabumi ini adalah aktifitas sesar lokal.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” harapnya.

Warga Labuha dan sekitarnya sempat dibuat panik, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halsel langsung mengantisipasi dengan cara turun di tengah-tengah masyarakat melakukan sosialisasi, bahwa gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami.

“Semua aman terkendali. Hasil monitoring kami tidak ada kerusakan bangunan baik itu rumah warga atau bangunan lain,” tutur Kepala BPBD Halsel Samsi Subur.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat Pulau Bacan dan sekitarnya agar tetap waspada dan tidak terprofokasi dengan isu-isu sesat terkait tsunami.

“Kami imbau masyarakat tetap tenang dan jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang sesat. Kami selalu monitor dan menyampaikan perkembangan terkini,” kata Samsi. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut