Diguncang Gempa Bumi 5,2 SR, Ribuan Warga Bacan Mengungsi

  • Bagikan
Warga mengungsi di rumah dinas Bupati Halsel di Desa Papaloang (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA – Gempa bumi kembali mengguncang Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Kali ini gempa yang berkekuatan 5,2 SR, dengan lokasi gempa 0:84 LS, 127.51 BT dengan jarak 78 kilo meter Barat Laut dengan kedalaman 10 kilo meter.

Mulai dari siang hingga malam ini, tercatat sebanyak 36 kali gempa mengguncang wilayah Halsel. Akibatnya, ribuan warga di pesisir Pulau Bacan panik dan langsung mengungsi di daerah ketinggian.

Pantauan KabarMalut, Sabtu (5/1/2019) malam,  warga Desa Tembal, Tuakona dan sebagai warga Desa Mandaong mengungsi di rumah Dinas Bupati Halsel, rumah Dinas Wakil Pimpinan DPRD dan sebagian di rumah keluarga di Desa Papaaloan. Sedangan warga Labuha dan lainya mengungsi di halaman Masjid Raya Bacan, Kodim Labuha, Polres Halsel dan sebagian di rumah keluarga yang terletak di Desa Hidayat dan Marabose.

Warga mengungsi di daerah ketinggian

Menanggapi kejadian ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halsel bergerak cepat memasang tenda berskala besar di kompleks rumah dinas Bupati untuk mengantisipasi jumlah warga yang mengungsi. Sedangkan di areal Masjid Raya PMI Labuha menyediakan terpal lantai untuk menampung warga karena warga tidak mau tempati gedung masjid raya.

Kepala BPBD Halsel, Samsi Subur menuturkan, pihkannya saat ini berupaya agar warga yang sementar mengungsi dapat terlayani. Selain itu, Samsi juga menghimbau kepada warga agar selalu waspada dan tidak terpancing dengan informasi yang bersifat provokasi.

“Sementara kami terus berkoordinasi dengan pihak BMKG Halsel untuk memastikan gempa yang terjadi sebanyak 36 kali itu berpotensi tsunami atau tidak,” singkatnya. (Ajo)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut