Mantan Ketua Koperasi PDAM Ternate Diduga Gelapkan Dana Rp 3,7 M

  • Bagikan
Kantor PDAM Ternate

TERNATE – Mantan Ketua Koperasi Karyawan Tirta Dharma pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate, Abdul Gani Hatari diduga telah menggelapkan dana koperasi sebesar Rp 3,7 miliar lebih. Sejak kepengurusan Abdul Gani Hatari, dana koperasi tahun 2013-2017 tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Data yang berhasil diperoleh KabarMalut, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Malut telah melakukan audit laporan keuangan Koperasi Karyawan Tirta Dharma PDAM Ternate tahun 2013-2017. Hasil audit BPKP, dengan nomor: LAP-493/PW33/4/2018 tertanggal 20 Desember 2018, menunjukan adanya dugaan korupsi penggelapan anggaran koperasi senilai Rp 3,7 miliar lebih atau tepatnya Rp 3.746.458.083.

Sebab selama kepengurusan Abdul Gani Hatari, dirinya tidak pernah membuat laporan keuangan tahunan berupa pendapatan maupun pengeluaran terhitung dari tahun2013-2017. Bahkan saldo kas koperasi senilai Rp 3,7 miliar lebih tersebut tidak diserahkan ke pengurus koperasi yang baru.

Menanggapi tindakan Abdul Gani Hatari itu, Ketua Dewan Pengawas Koperasi Tirta Dharma PDAM Ternate, Makmur Husain secara resmi melaporkan Abdul Gani Hatari ke Polres Ternate untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Randhir Prakarna saat dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan dari Ketua Dewan Pengawas Koperasi Tirta Dharma PDAM Ternate, namun masih bersifat pengaduan. Pihaknya bakal menindaklanjut pengaduan ini guna mengungkap kebenaran dan pelakunya mempertanggung jawabkan perbuatanya.

“Besok kami akan turun dan kami teliti dulu pengaduannya sampai dimana, karena ini masih dalam tahap proses,” kata Randhir kepada KabarMalut, Minggu (6/1/2019).

Jika dalam proses penyelidikan ditemukan memenuhi ketentuan, maka bakal naikan statusnya ke penyidikan melalui ekspos.

“Jika sudah masuk ke tingkat penyidikan, kami akan ekspos.  Sekarang masih dalam pengaduan,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut