Kementerian PUPR Bakal Bangun Fasilitas Penunjang Pariwisata Pulau Morotai

  • Bagikan
Kepala Bappeda Pulau Morotai, Abjan Sofyan (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA –  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal mambangun sejumlah fasilitas penunjang untuk mengembangkan pariwisata di Kabupaten Pulau Morotai yang sumber anggaranya dialokasikan melalui APBN 2019. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pulau Morotai kini memfasilitasi proses desain bersama Kementerian PUPR untuk ketersediaan lahan pembangunan fasilitas pariwisata.

Kepala Bappeda Pulau Morotai, Abjan Sofyan mengaku pembangunan pariwisata oleh Kementerian PUPR yakni wisata Air Kaca,  Pulau Zum-Zum dan Armidok, dengan sumber anggaran Dari APBN. Selain wisata, jalan juga akan dibuatkan, seperti jalan di Hapo Wayabula, jalan transmigrasi SP, kemudian BUMDes untuk 5 kecamatan yang nantinya pembangunan BUMDes akan dilengkapi dengan aplikasi dengan jumlah 20 desa.

“Kami belum tahu kapan akan dilaksanakan pengerjaannya, tapi insya Allah tahun ini akan segera dikerjakan,” ungkap Abjan kepada KabarMalut di ruang kerjanya, Selasa (8/1/2019).

Selain itu, lanjut Abjan, akan ada pekerjaan perbaikan jembatan Dodola dengan menambah cottage di atas laut, Word untuk jalan ke magrove dan jalan mengelilingi Dodola, sekitar total dana Rp 7 miliar dari anggaran DAK dan DAU.

“Total anggaran 2019 pariwisata sekitar Rp 20 miliar untuk fasilitas pendukung pariwisata baik dana DAU Rp 8 miliar dan DAK Rp 12 miliar dan juga termasuk kegiatan-kegiatan, event-event seni dan budaya serta Festival Morotai sesuai kalender nasional yang ditetapkan Kementerian Pariwisata sebagai 10 destinasi awal bulan Agustus,” jelas Abjan.

Abjan juga menyebutkan untuk penataan armidok memerlukan anggaran sebesar Rp 30 miliar  dari APBN dengan mendapatkan fasilitas lahan dari Pemda Pulau Morotai. Saat ini Pemda fokus pengembangan wisata yang telah menjadi komitmen Bupati Pulau Morotai, Benny Laos untuk mendukung program pemerintah pusat.

“Untuk pengembangan  pariwisata, bupati juga sangat intens saat ini membangun fasilitas pendukung pariwisata, sehingga dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Karena ketiga tempat ini memiliki keunikan tersendiri,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut