Usut Korupsi di PDAM, Polisi Panggil Mantan Ketua Koperasi

  • Bagikan
Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Randhir Prakarana (Foto: Dok/KabarMalut)

TERNATE – Tim Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Ternate, mulai menyelidiki dugaan korupsi pada Koperasi Karyawan Tirta Dharma di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate tahun 2013-2017.

Polisi telah melayangkan surat panggilan kepada Mantan Ketua Koperasi Karyawan Tirta Dharma, Abdul Gani Hatari, untuk diperiksa.

“Hari ini kami layangkan surat dan besok kami langsung periksa yang bersangkutan (Abdul Gani Hatari),” kata Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Randhir Prakarana kepada KabarMalut, Rabu (9/1/2019).

Menurutnya, penggilan ini sebagai bentuk tindaklanjut atas laporan dari Dewan Pengawas Koperasi Karyawan Tirta Dharma PDAM Ternate atas dugaan penyalanggunaan anggaran Koperasi Karyawan Tirta Dharma tahun 2013-2017 senilai Rp 3,7 miliar.

“Jadi sebagai tindak lanjut kita mulai lidik dan besok kita periksa. Nanti dalam lidik ini kita upayakan mencari tahu aliran dana itu kemana-mana saja,”

Sekedar diketahui, BPKP Perwakilan Maluku Utara (Malut) telah melakukan audit laporan keuangan Koperasi Karyawan Tirta Dharma PDAM Ternate tahun 2013-2017. Hasil audit BPKP, dengan nomor: LAP-493/PW33/4/2018 tertanggal 20 Desember 2018, menunjukan adanya koperasi senilai Rp 3,7 miliar lebih atau tepatnya Rp 3.746.458.083.

Sebab selama kepengurusan Abdul Gani Hatari, dirinya tidak pernah membuat laporan keuangan tahunan berupa pendapatan maupun pengeluaran, terhitung dari tahun 2013-2017. Bahkan saldo kas koperasi senilai Rp 3,7 miliar lebih tersebut tidak diserahkan ke pengurus koperasi yang baru. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut