Seorang Warga Tanah Tinggi Barat Ditemukan Tewas Membusuk

  • Bagikan
Polisi saat mengevakuasi jazad korban meninggal di rumah kebun (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Seorang warga Kelurahan Tanah Tinggi Barat, Kecamatan Ternate Selatan, sekira pukul 10:15 WIT ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kebun milik Kader Abubakar. Korban yang bernama Farid La Anto (39) ini, ditemukan dalam keadaan sudah membusuk.

Salah satu saksi, Sri (14)  mengaku berawal dari atas perintah ayahnya (Kader Abubakar) agar mengantarkan beras kepada korban yang tinggal di rumah kebun milik ayahnya. Namun saat tiba di rumah, pintu kamar masih terkunci dan mengeluarkan bau tidak sedap (bau busuk), Sri juga memanggil nama korban, hanya saja tidak direspon.

“Saya memanggil korban beberapa kali namun korban tidak menjawab, kemudian saya mencium bau bangkai dari dalam kamar, saya langsung keluar dan kembali ke rumah di Maliro untuk menyampaikan kepada orang tua saya,” kata Sri kepada KabarMalut, Sabtu (12/1/2019).

Setelah itu, lanjut Sri, ia bersama ayahnya kembali lagi ke rumah kebun dan membuka pintu kamar korban, setelah  pintu terbuka keduanya melihat korban dalam posisi terlentang dan tidak bernyawa lagi. Mengetahui korban sudah meninggal dunia, mereka kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk mengangkat jenazah korban.

Untuk kepentingan penyelidikan, Polisi memasang garis polisi line rumah kebun yang ditempati korban (Foto: Yasim/KabarMalut)

Sementara itu, Anti Ahmad (36) mengatakan, korban diduga mengidap penyakit kusta sejak 10 tahun terakhir, sehingga korban merasa minder dan memilih untuk tinggal di rumah kebun.

“Korban tersebut sudah 10 tahun menderita penyakit, sehingga korban  lebih memilih tinggal di rumah kebun,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Randhir Prakarana saat dikonfirmasi membenarkan penemuaan mayat tersebut. Sebelum dievakuasi, pihakya sudah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan visum jenazah korban di RSU Chasan Boesoeri Ternate.

“Tadi kami sudah melakukan sidik jari dan visum luar, untuk mencari tahu temukan tanda-tanda penyebab kematian atau tidak, untuk sementara kami masih menunggu hasil visum dari pihak RSUD,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut