Bantah Perkosa Mahasiswi, Oknum Pegawai Perusda Mengaku Kasus Telah Diselesaikan Secara Kekeluarga

  • Bagikan
Almukarram Goraahe (Foto: Foto: Istimewa)

DARUBA – Oknum Pegawai Perusda PT Niaga Pasifik Morotai, Almukarram Goraahe membantah telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi berinisial FJ sebagaimana diberitakan pada edisi Senin (14/1/) lalu dengan judul ‘Mengaku Bujang dan Perkosa Mahasiswi, Oknum Pegawai Perusda Morotai Dipolisikan.

Almukarram mengaku, dirinya berpacaran dengan FJ yang sebelumnya berkenalan melalui media sosial (Medsos) Facebook, hingga berlanjut pada berhubungan badan. Namun hubungan tersebut bukan paksaan, tetapi didasari atas cinta dan suka sama suka.

“Sebelum tahun baru saya dengan dia (FJ) sudah pacaran dan akhirnya ketemu pada malam tahun baru, sehingga terjadi hal tersebut (persetubuhan), dengan dasar suka sama suka bukan paksaan atau tekanan dari saya pribadi, jadi saya tidak memperkosa,” kata Almukarram  kepada KabarMalut di Gedung MTQ Desa Darame Morotai Selatan, Kamis  (17/1/2019).

Selain itu, Almukkarram juga benarkan tidak mengakui status pada FJ sehingga FJ mengira dirinya masih bujang dan merasa tertipu setelah terlanjut berpacaran. Namun kasus ini oleh kedua keluarga telah diselesaikan dengan menggunakan hukum adat.

“Jadi keluarga saya dan dia sudah menyelesaikan secara hukum adat dengan sanksi berupa denda terhadap saya. Laporan Polisi juga sudah dicabut keluarga karena Polisi mengaku kalau sudah diselesaikan secara kekeluargaan maka masalah ini sudah selesai,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut