BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Malut

  • Bagikan
Prakirawan BMKG Statement Babullah Malut, Fianka Aji Dwi Putra (Foto: Hamid)

TERNATE – Badan Meterelogi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) Maluku Utara (Malut), mengeluarkan peringatan dini perkiraan cuaca buruk. Wilayah Malut untuk tiga hari kedepan masih bepotensi terjadi curah hujan tinggi, tiupan angin  kencang, dan juga tingginya gelombang laut.

Prakirawan BMKG Statement Babullah Malut, Fianka Aji Dwi Putra mengaku mulai hari ini hingga Sabtu (19/1) lusa ada perubahan iklim yang sangat signifikan, bermula dari  tekanan angin rendah (1006 hpa ) di wilayah utara pulau Papua, kemudian membentuk belokan angin di wilayah Malut. Kondisi ini bakal bepengaruh pada tingginya gelombang laut di perairan Halmahera berkisar 2,5 sampai 4 meter serta di samudra Pasifik Utara Halmahera tinggi gelombang mencapai 4 sampai 6 meter.

“Kondisi cuaca di Maluku Utara untuk beberapa hari ini dan beberapa hari ke depan masih ada potensi  hujan dari  intensitas rigan dan intensitas lebat, terutama Maluku Utara bagian utara, bagian timur dan  bagian selatan seperti wilayah Sanan, Taliabu, Mangole dan sebagian Halmahera Selatan. Ketinggian gelombang  di perairan Halmahera berkisar 2,5 hingga 4 meter, sedangkan di samudra Pasifik utara Halmahera berkisar 4 sampai 6 meter,” ungkap Fianka saat ditemuka di ruang kerjanya, Kamis (17/1/2019).

Fianka mengimbau kepada masyarakat terutama nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk tetap berhati-hati sambil mengikuti perkembangan cuaca pada BMKG.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk terus memantau  informasi yang dikeluar BMKG terkait cuaca dan tinggi gelombang, karena beberapa hari ke depan ini angin potensinya juga kencang berkisar 20 sampai 50 kilo per jam dan mengakibatkan tinggi gelombang air laut,” pungkasnya. ( mg01/Ajo )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut