Lulus CPNS Halteng, Caleg Partai Gerindra Diberikan Dua Pilihan

  • Bagikan
Kabid Pengadaan,Pemberhentian dan Informasi Aparatur BKPSDM Halteng, Alfera L Eli (Foto: Sahril/KabarMalut)

WEDA – Satu dari 181 Calon Pegawai Negeri Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) 2018 yang dinyatakan lulus, diketahui terdaftar sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra pada daerah pemilihan I nomor urut 11 yakni  Yaser Al Ammari.

Mengetahui ada peserta Pemilu 2019 yang lulus sebagai CPNS, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Halteng kemudian memberikan dua pilihan terhadap Yaser Al Ammari. Jika memilih sebagai CPNS maka Yaser harus mengundurkan diri sebagai Caleg, atau jika sebaliknya maka akan dikena sanksi denda setelah Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS diterbitkan.

“CPNS yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari salah satu, apa memilih dari Caleg atau CPNS. Karena pada saat mengikuti tes CPNS membuat pernyataan dan tercantum tidak terlibat partai politik,” ungkap Kabid Pengadaan,Pemberhentian dan Informasi Aparatur BKPSDM Halteng, Alfera L Eli saat dikonfirmasi KabarMalut, Minggu (20/1/2019).

Alfera menjelaskan, bilamana Yaser ingin memilih CPNS maka sudah waktunya sekarang mengajukan pengunduran diri sebagai Caleg, bilamana pada waktu penerbitan SK yang bersangkutan mengajukan pengunduran diri dari CPNS maka akan dikenakan saksi dan denda. Hal ini tercantum dalam UU ASN, bila sebaliknya mengundurkan diri pada waktu pemberkasan tidak ada saksi atau denda.

NamaYaser Al Ammari yang masuk dalam daftar Caleg Partai Gerindra no umur 11 (Foto: Sahril/KabarMalut)

Terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Halteng, Yunus Saliden mengatakan  Yaser Al Ammari yang lulus CPNS tahun 2018 sudah menghubunggi dirinya sebagai ketua partai dan lebih memilih CPNS dibandingkan Caleg. Maka dirinya akan mengundurkan diri dari Caleg pada Pemilu April mendatang.

“Kami menganjurkan agar supaya dapat melayangkan surat pengunduran diri secara resmi, sejak lulus CPNS tersebut sudah digugurkan partai sebagai Caleg. Segala aktifitas kepartaian yang melekat sudah dicabut mulai dari keanggotan partai sampai calegnya,” kata Yunus.

Lanjut Yunus, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu melalui surat pembatalan Caleg, agar proses pada saat kampanye dan pelaksanaan Pileg pada April nanti tidak ada masalah.

“Masalah pengganti Caleg, kami masih berkoordinasi dengan pengurus partai di tingkat atas,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut