Polres Halut Berhasil Ungkap Pelaku Pembuangan Janin di Tempat Sampah

  • Bagikan
Kantor Polres Halut

TOBELO – Polres Halmahera Utara (Halut) berhasil mengungkap pelaku pembuangan janin pada tempat sampah di Desa Popilo Kecamatan Tobelo Utara, Selasa (15/1) pekan lalu. Pelaku berinisial NA diamankan sekira pukul 14:00 WIT di Desa Popilo, yang rumahnya tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan janin.

Kapolres Halut, AKBP Yuyun Arief Kus Hardiatmo melalui Kasubag Humas Polres Halut, Aiptu Hopmi Saribu mengatakan, berawal dari hasil pemeriksaan saksi-saksi yang tinggal di sekitar TKP Desa Popilo, mengarah kepada seorang perempuan yang pernah terlihat oleh saksi-saksi dalam kondisi hamil yang tinggal tidak jauh dri TKP.

“Terduga pelaku NA kemudian diamankan ke Mapolres Halut guna dilakukan penyelidikan lanjutan, adapun hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku AN  mengakui perbuataannya yaitu menggugurkan kandungannya yang berusia sekira 5-6 bulan dengan cara mengkonsumsi obat sakit kepala beberapa kali,” kata Hopmi pada KabarMalut Selasa, (22/1/2019).

Hopmi menjelaskan, hasil pemeriksaan terungkap upaya pelaku menggugurkan janin terlaksana tanggal 14 sekitar pukul 18:00 WIT, berawal dari mengalami sakit perut, selanjutnya pergi ke kamar mandi rumahnya kemudian menggugurkan janin berusia 5-6 bulan setelah mengkonsumsi obat sakit kepala. Pelaku sempat membersihkan janin yang digugurkan dengan air dan handuk, setelah bersih pelaku meletakan janin ke dalam sebuah ember kecil berwarna hitam dan selanjutnya dibawa ke belakang rumahnya yang saat itu dalam kondisi sepi dan gelap.

“Kemudian pelaku membuka saluran pembuangan yang terbuat dari beton selanjutnya pelaku membuang janin ke dalam saluran pembuangan, dan pelaku kembali menutup saluran pembuangan tersebut. Kemudian pelaku kembali ke kamar mandi dan menjalankan keran air di dalam kamar mandi dan dibiarkan berjalan dan mengaliri saluran pembuangan tersebut dengan tujuan agar janin terbawa arus air hingga tembus ke tempat pembuangan akhir limbah yang jaraknya tidak jauh dari rumah pelaku,” jelasnya.

Janin tersebut, merupakan hasil hubungan gelap pelaku dengan seorang lelaki yang awalnya bertugas di Tobelo dan sudah pindah ke Jailolo. Namun setelah hamil dan diminta pertanggung jawaban oleh pelaku, lelaki tersebut menolak untuk bertanggung jawab.

“Pelaku nekat menggugurkan janin yang ada dalam kandungannya dengan megkonsumsi obat sakit kepala,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut