Jalan Utama Tobelo-Galela Tertimbun Longsor, Anggota TNI Dikerahkan Bersihkan Material

  • Bagikan
Personel Satgas Yonif 731/Kabaresi Pos 3 SSK I Dokuno membersihkan jalan utama Tobelo-Galela yang tertutup akibat longsor (Foto: Istimewa)

TOBELO – Diguyur hujan deras, jalan utama Tobelo-Galela tepatnya di pegunungan Galela Utara Kabupaten Halmahera Utara (Halut), tertimbun tanah longsong. Akibatnya, arus lalu lintas sempat teputus karena jalan tidak bisa dilalui kendaraan.

Danpos 3 SSK I Dokuno, Sertu Sandry Pandung mengaku setalah menerima informasi adanya longsor pada jalan utama Tobelo-Galela, langsung mengarahkan sejumlah anggota melaksanakan evakuasi pembersihan material longsor yang menimbun badan jalan.

“Dengan peralatan seadanya, setelah sampai di tempat dengan dibantu oleh beberapa masyarakat sekitar, Personel Satgas Yonif 731/Kabaresi Pos 3 SSK I Dokuno segera membersihkan jalan yang tertutup akibat longsor,” kata Sandry dalam rilis yang diterima KabarMalut, Senin (28/1/2019).

Karena masih hujan dan kondisi tebing yang masih labil, sempat menganggu jalannya proses evakuasi dan pembersihan jalan. Bahkan sempat sebuah batu berukuran besar tiba-tiba jatuh dari tebing setinggi 50 meter saat proses pembersihan berlangsung.

“Beruntun sejumlah petugas dan warga yang ada di sekitar lokasi kejadian langsung semburat menyelamatkan diri,” jelasnya.

Setelah dirasa cukup aman, personel Satgas kembali membersihkan sisa tumpukan bebatuan dan tanah yang masih menutupi sebagian badan jalan. Meski diguyur hujan deras, tidak menurutkan niat kemanusiaan para prajurit TNI-AD ini.

“TNI harus tanggap dalam menyikapi berbagai perkembangan dan kendala yang dihadapi oleh warga masyarakat, 24 jam kami akan siap memberikan bantuan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Langkah cepat anggota TNI-AD ini mendapat apresiasi dan ucapan terima kasih oleh warga sekitar dan pengguna jalan atas partisipasi dan kerja sama dari Satgas Yonif 731/Kabaresi.

“Alhamdulillah pada pukul 14:00 WIT dengan kerjasama antara Satgas Yonif 731/Kabaresi dan masyarakat yang tanpa lelah, meskipun dibawah guyuran hujan lebat dan resiko akan masih labilnya tebing di kanan kiri jalan, akhirnya jalur perlintasan Tobelo-Galela bisa dilewati kembali dengan lancer,” singkat Camat Galela. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut