Embung Trans-Goal Tak Berfungsi, Pemilik Lahan Ancam Batalkan Hibah

Redaksi
Embung Trans Goal yang tidak difungsikan dan sudah mulai bocor (Foto: Surahman/KabarMalut)

JAILOLO – Pembangunan embung di Tarns Goal Desa Sidodadi, Kecamatan Sahu Timur, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) telah selesai sejak tahun 2017 silam. Namun embung yang bertujuan untuk mengairi persawahan dan jagung di Trans Goal itu, tidak difungsikan pasca pembangunan.

Pemilik Lahan, Agus Mole mengancam bakal membatalkan hibah lahan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halbar dibawah kepemimpinan Bupati Danny Missy dan Wakil Bupati Ahmad Zakir Mando. Sebab lahan dihibahkan untuk embung itu, tanpa ganti rugi dengan maksud bisa bermafaat dan membantu warga.

“Tidak ada kesepakatan saya dengan Pemda, penting embung itu ada manfaatnya, saya rela hibah. Lahan hibah, tetapi hibanya saya belum tandatangani dan ganti rugi sepeserpun tidak ada,” ungkap Agus saat ditemui wartawan di Desa Ngaon, Minggu (3/1/2019).

Menurutnya jika embung yang sudah dibangun itu tidak difungsikan, maka lahan yang dihibahkan akan dibatalkan. Karena tujuan hibah hanya untuk kepentingan masyarakat sehingga tanpa adanya ganti rugi.

“Jika pembangunan embung yang dibangun di atas lahan saya tak jalan lagi. Maka hibah lahan yang telah saya sampaikan itu (sebelumnya) saya batalkan,” tegasnya.

Terpisah Sekertaris Diskominfo Halbar, Sahmi Salim ketika dikonfirmasi ancama warga itu, mengaku pihaknya baru mengatahui adanya masalah tersebut. Dirinya bakal berkomunikasi dengan dinas terkait guna untuk memastikan dan memanfaatkan bendungan yang sudah dibangun itu.

“Nanti besok  saya coba koordinasi dengan dinas DPMPD dan Dinas Pertanian, jika sudah pasti saya infokan di wartawan,” singkat Sahmi. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut