Penagihan Pajak Restoran di Halbar Tidak Sesuai Perda

  • Whatsapp
Ilustrasi: Imbauan Perda Pajak Restoran yang tersebar di restoran

JAILOLO – Sistem penagihan pajak restoran di wilayah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar)  patut dipertanyakan. Pasalnya, sistem penagihan tidak sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor 16 tahun 2011 tentang Pajak Restoran.

Dalam Perda tersebut cara sistem penagihan pajak restoran dilakukan setiap tahun dan pembayaran oleh wajib pajak paling lambat 1 bulan berjalan setelah tanggal jatuh tempo. Namun penagihan yang dilakukan oleh pihak Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Halbar, dilakukan setiap hari, sehingga patut dipertanyakan.

Muat Lebih

“Memang sesuai dengan Perda penagihan dilakukan setiap tahun itu sebesar 10 persen dari hasil penjualan, namun saat penagihan selalu dikeluhkan oleh wajib pajak karena jumlah yang besar. Sehingga dilakukan penagihan dengan sistem perhari dan itu disepakati bersama oleh pihak restoran,” ungkap Kabid Pendapatan BKAD Halbar, Deibbie V Sangelorang ketika dikonfirmasi wartawan Senin (12/1/2019).

Lanjut Deibbie, dan penagihan yang dilakukan perhari itu sangat efektif untuk menggenjot Pendapat Asli Daerah (PAD) melalui pajak restoran. Sebab dari tahun ke tahun pemasukan PAD dari pajak restoran sangat minim bahkan tidak ada.

“Dengan langkah ini pemasukan khususnya pajak restoran sangat signifikan bahkan mencapai diatas Rp 100 juta dalam setahun, namun itu harus didukung dengan keaktifan petugas di lapangkan dalam melakukan penagihan, karena kalau sehari tidak dilakukan penagihan besok tidak akan dibayar pajak yang tunggak itu,” ujarnya.

Deibbie juga mengakui, kesadaran wajib pajak di Halbar dalam membayar pajak masih sangat minim, sehingga pihak harus menjemput bola salah satunya dengan sistem penagihan perhari.

“Sebelumnya sudah kami memberikan nota pembayaran di setiap restoran agar bisa diketahui besarnya pajak yang harus dibayar wajib pajak namun itu tidak efektif, maka kita lakukan sistem seperti ini (penagihan perhari),” ujarnya.

Dia juga menghimbau kepada wajib pajak khususnya pihak Restoran agar   dapat membantu pihak Pemkab dengan taat membayar pajak. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *