Kambali Usut Kasus Jalan Sayoang-Yaba, Kejati Periksa Mantan Kepala Dinas PU Malut

  • Whatsapp
Mantan Kepala Dinas PU Malut, Abdul Kadir Hamzah diwawancarai wartawan usai pemeriksaan di Kajati Malut (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut), kembali menyelidiki proyek pembangunan jalan Sayoang-Yaba tahun 2015 dengan anggaran senilai Rp 49,5 miliar. Memulai penyelidikan, tim penyidik memeriksa mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Malut, Abdul Kadir Hamzah.

Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua mengatakan, mantan Kadis PU diperiksa sebagai saksi dalam dugaan kasus korupsi jalan Sayoang-Yaba berlangsung mulai pukul 13:00-17:30 WIT. Pemeriksaan ini masih dalam tahap penyelidikan sehingga materi tersebut belum bisa disampaikan.

Muat Lebih

“Yang intinya kasus tersebut (Sayoang-Yaba) sudah perbaiki surat perintah, karena ada beberapa penyidik sudah pindah tugas jadi digantikan dengan personel yang baru,” kata Apris kepada KabarMalut, Selasa (12/2/2019).

Menurutnya kasus ini kedapan penyelesain akan dipercepat, tahapan penyelidikan ini guna mencari alat bukti dugaan tindak pidananya. Jika ditemukan sudah cukup alat bukti sudah tentu bakal ditingkatkan ke penyedikan.

‘Tim kami masih bekerja, jadi mohon bersabar karena tim akan bekerja secara profesional untuk mengungkap kasus ini yang sebenarnya seperti apa, dari beberapa orang yang dipanggil hadir hanya mantan Kepala Dinas PU saja,” ucapnya.

Sementara itu, mantan Kepala Dinas PU Malut Kadir Hamzah menunturkan, sebelum pelaksana tahun 2015, dokumen perencanaan sudah lebih dulu dibuat dengan pagu anggaran senilai Rp 50 miliar dan kontraknya Rp 49,5 miliar.

“Selama saya menjabat sebagai kepala Dinas PU itu belum ada, hanya Rp 50 miliar saja, waktu saya menjabat proyek tersebut itu belum 100 persen baru 60 persen pencairan anggarannya,” singkatnya. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *