Pemda Halut Gelar Musrembang Perubahan RPJM Tahun 2016-2021

  • Bagikan
egiatan Musrembang Perubahan RPJMD tahun 2016-2021 yang digelar oleh Bappeda di gedung Polly Green (Foto: Ronald/KabarMalut)

TOBELO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (P-RPJMD) tahun 2016-2021, yang berlangsung di gedung Polly Green, Selasa (12/2/2019).

Bupati Halut, Frans Manery sambutannya mengatakan Musrembang merupakan wadah pertemuan antara pihak-pihak yang langsung atau tidak langsung, mendapatakan manfaat atau dampak dari program dan kegiatan pembangunan daerah Kabupaten Halut, sebagai perwujudan dari pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah dalam rangka membahas dokumen Perubahan RPJMD menjadi rancangan akhir dokumen rencana pembangunan daerah.

“Penyelenggaran Musrenbang RPJMD merupakan tahapan menuju penetapan Perda Perubahan RPJMD, sehingga mempunyai arti penting, karena seluru pemangku kepentingan dapat berpartisipasi melakukan penajaman, penyelarasan dan klarifikasi terhadap seluruh rencana program daerah sesuai dengan perangkat daerah serta menyepakati rancangan perubahan RPJMD,” kata Frans.

Ia juga mengatakan dokumen Perubahan RPJMD Halut tahun 2016-2021, sebagai acuan untuk sikronisasi penjabaran prioritas program dengan Visi dan Missi yang telah ditetapkan.

“Untuk mencapai tujuan, sasaran dan arah kebijakan tersebut di implementasikan ke dalam 196 program. Terdapat 42 indikator kinerja daerah yang menjadi target untuk dicapai,” tuturnya.

Sampai dengan tahun 2018, indikator kenerja daerah yang telah dicapai antara lain, Opini BPK atas kewajaran penyajian pelaporan keuangan, mendapat nilai WTP dari tahun 2016-2017, indeks pembangunan manusia meningkat menjadi 66,52 persen.

“Angka partisipasi kasar dan angka partisipasi murni, pada tingkat SD, DPK mencapai 99,9 persen, pada tingkat SMP, APK mencapai 91,23 persen dan APM 89,32 persen,” jelasnya.

Sementara pembangunan infrastruktur jalan, Frans menjelaskan yang telah terbangun sepanjang 240, 25 Km atau sebesar 79,76 persen, drainase yang terbangun sepanjang 35,08 KM atau sebesar 28,10 persen,  rumah tangga terakses air bersih sebanyak 37.946 rumah tangga atau sebesar 76,04 persen, rumah tinggal bersanitasi sebanyak 35.717 rumah tinggal atau sebesar 73 persen.

“Untuk capaian pembangunan yang sementara dilaksanakan untuk mendukung Visi-Misi Kabupaten Halmahera Utara yaitu, pembangunan jalan Multi Years ruas jalan Dokulamo-Salimuli-Ngajam-Apulea, pembangunan rumah mantap, mall pelayanan publik, penerapan aplikasi perzinaan Simantap, Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda), Tenaga Kontrak Daerah (TKD) Guru dan Kesehatan, jaminan kesehatan daerah yang berintregasi dengan BPJS kesehatan yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) atau 90 persen masyarakat Halut sudah mempunyai jaminan kesehatan,” tegasnya.

Selain itu, perubahan status RSUD menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pembangunan puskesmas di 17 kecamatan dan beberapa puskesmas yang telah terakreditasi, penerapan e-plenning, Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) dan Istalasi Pengelolaan Limba Tinja (IPLT), pengembangan sentra Industri Kecil Menengah (IKM) dan Balai Lantihan Kerja (BLK) di Desa Biang, rekrutmen pejabat struktural eselon II melalui sistem lelang jabatan (Assesmen), talent pool, diklat, PIM IV, III dan II, kesiap-siagaan dan penanggulangan bencana, pengunaan aplikasi satu data Halut, pelayanan gratis administrasi  kependudukan e-KTP, penggunaan aplikasi Siskuedes, meningkatkan potensi pariwisata melalui kegiatan Wonderful Halmahera, pembangunan kawasan pangan lestari, sistem layanan rejukan  terpadu dan pembagunan pasar di beberapa kecamatan.

“Selain dari pencapaian tersebut, masih terdapat permasalahan yang perlu di perhatikan disaat ini adalah seperti ancaman bencana, baik bencana alam maupun konflik sosial, perluasan akses pendidikan dan kesehatan, pemerataan infrastruktur,  peningkatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kualitas lingkungan hidup,” cetusnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut