ASN Halut Keluhkan Pomotongan Tunjangan Kinerja Untuk Koperasi

  • Bagikan
Sekda Halmahera Utara, Fredy Tjandua (Foto: Ronald/KabarMalut)

TOBELO – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) mengeluhkan kebijakan pemotongan tunjangan kinerja sebesar Rp 100 ribu untuk Koperasi. Sebab pemotongan tersebut tidak disosialisasikan terlebih dahulu.

Salah seorang ASN yang namanya enggan untuk dipublis, mengaku kaget ketika ada pemotongan anggaran kinerja sebesar Rp 100 ribu per bulan. Apalagi alasan pemotongan untuk Koperasi ASN yang tidak pernah diketahui tujuannya.

“Kami bingung, sebab pemotongan peruntukan untuk Koperasi ASN, tidak ada sosialisasi sama sekali tujuan dari koperasi apa,” kata ASN tersebut kepada wartawan, Rabu (13/2/2019).

Terpisah, Sekda Halut Fredy Tjandua saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemotongan anggaran Rp 100 ribu per ASN untuk Koperasi ASN, hanya saja program ini belum disosialisasikan sehingga belum diketahui para ASN Halut.

“Jadi itu bukan pemotongan kinerja. Ini belum dilakukan sosialisasi secara menyeluruh, pasalnya ini baru dilakukan sosialisasi di tingkat pimpinan,” kata Fredy.

Fredy menjelaskan, Koperasi ASN sudah ada AD/ART dan sementara tinggal mengurus akta notaris. Dan untuk masuk sebagai anggota Koperasi, setiap ASN rencananya ada iuran Rp 100 ribu dilakukan potongan, iuran wajib pertama Rp 25 ribu wajib dan Rp 75 ribu iuran pangkal.

“Sesungguhnya untuk masuk sebagai anggota tidak memaksa dan bagi ASN yang tidak mau masuk koperasi maka tentunya juga tidak menerima haknya. Koperasi ini disiapkan dari kita untuk kita, jika tidak mau maka dia tidak dapat,” jelasnya.

Dibentuknya Koperasi ASN ini untuk meringankan beban ASN dalam memperoleh sembako, nantinya akan dikumpulkan ASN atau mendatangi ke instansinya mensosialisasi tujuan dari Koperasi ASN. Bahkan para tenaga kontrak daerah juga dibolehkan menjadi anggota Koperasi ASN selama memenuhi kewajibannya.

“Kalau tenaga kontrak juga ingin masuk anggota, maka antara hak dan kewajiban diikuti maka silahkan saja. Kami memikirkan jika saat-saat hari raya, jika ada koperasi maka mempermudah ASN dalam memperoleh kebutuhannya,” pungkas Fredy. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut