Butuh Anggaran Rp 130 Miliar, Empat Proyek Ini Dibangun Sistem Multi Years

  • Bagikan
Kepala Bappeda Pulau Morotai, Abjan Sofyan (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai bakal mengerjakan empat proyek pembangunan dengan konsep tahun jamak (multi years) di tahun 2019. Empat proyek tersebut menelan biaya hingga Rp 130 miliar.

“Ada empat proyek yang masuk dalam multi years yaitu pembangunan Masjid Raya Rp 60 miliar, gedung Universitas Pasifik Rp 25 miliar, gedung BUMDes Rp 30 miliar dan gedung Oikumene Rp 15 miliar,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pulau Morotai, Abjan Sofyan saat ditemui di Kantornya, Kamis (14/2/2019).

Menurutnya, dana Rp 130 miliar tidak bisa digelontorkan langsung pada satu tahun anggaran, tapi lebih dari satu tahun anggaran. Makanya pemerintah daerah masukan dalam program multi years.

“Program multi years ini nilai kontraknya selama 4 tahun,” jelasnya.

Lanjutnya, program pembangunan tahun jamak ini, juga sudah disepakati oleh DPRD Pulau Morotai.

“Sudah ada kesepakatan dengan DPRD, sekarang tinggal persiapan pembuatan Peraturan Daerah (Perda) soal multi years,” katanya.

Abjan mengaku alasan diterapkannya sistem pembangunan dengan konsep multi years, agar proses pembangunan bisa lebih cepat.

“Empat proyek tadi anggarannya besar, kalau tidak menggunakan sistem multi years repot. Jadi kita buat sistem ini agar pengerjaannya bisa dilakukan pada 4 tahun anggaran. Ini juga demi percepatan pembangunan daerah,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut