LPPOM-MUI Malut Gelar Pelatihan SJH

  • Bagikan
Foto bersama para pelaku usaha UMKM yang ada di Kota Ternate dengan Direktur dan Pengurus LPPOM-MUI Provinsi Malut seusai pelatihan (Foto: Yunita/KabarMalut)

TERNATE – Mengingat pentingnya nilai kehalalan sebuah produk, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Makanan, Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) Provinsi Maluku Utara (Malut) gelar pelatihan pengisian borang Sistem Jaminan Halal (SJH) yang diikuti oleh pelaku usaha UMKM yang ada di Kota Ternate.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pelaku usaha bisa berkembang dan meningkatkan produknya dengan memenuhi standar kehalalan dari LPPOM-MUI. Kalau ada standar kehalalan, pembeli atau konsumen pastinya akan merasa aman dan nyaman,” ungkap Direktur LPPOM MUI Malut, Zulkifli Zam Zam saat di wawancarai KabarMalut, Sabtu (16/2/2019).

Zulkifli menambahkan saat ini Malut khususnya Kota Ternate kebanyakan  pelaku usaha berskala mikro yang tentunya menjadi satu ketentuan untuk mendaftarkan produknya, supaya memperoleh sertifikat kehalalan dari LPPOM-MUI.

“Sejak 2010 hingga saat ini, LPPOM-MUI Malut sudah mengeluarkan kurang lebih 200-an sertifikat kehalalan bagi para pelaku usaha mikro yang ada di Malut. Meski memiliki kendala transportasi untuk ke tempat-tempat sulit di jangkau, namun LPPOM-MUI terus berupaya berkordinasi dengan instansi terkait untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha,” jelasnya.

Saat ini LPPOM-MUI terfokus pada pengkajian kehalalan makanan karena 99 persen UMKM yang ada di Malut khususnya Kota Ternate memiliki usaha di bidang kuliner atau produk makanan. Sedangkan untuk obat-obatan dan kosmetik hampir tidak ada produksinya di Kota Ternate.

“Harapan kami pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Malut dan Kota Ternate, bisa lebih proaktif membantu pelaku usaha yang ada untuk mendapatkan sertifikat kehalalan, demi meningkatkan usaha dan tentunya bisa berkembang lebih luas,” tutupnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut