Dispar Halbar Bakal Kembangkan Budaya Tujuh Suku

  • Bagikan
Kepala Dispar Halbar, Fenny Kiat (Foto: Surahman/KabarMalut)

JAILOLO – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) bakal kembangkan budaya Tujuh Suku yang tersebar di 8 kecamatan melalui Program Indonesiana.

“Kebutulan kita ada dukungan Indonesiana, tapi memang itu kegiatan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, jadi daerah lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ada program namanya Indonesiana itu akan lebih penguatan pokok-pokok kebudayaan daerah,” kata Kepala Dispar Halbar, Fenny Kiat kepada KabarMalut di Fila Gaba, Kamis (21/2/2019).

Lanjutnya, untuk itu program yang direncanakan kedepan ini bakal disinergikan kegiatan atau atraksi -atraksi yang berbau kebudayaan, nanti disuport langsung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui program Indonesiana, “nah pariwisata kita backup secara promosi, tuturnya.

Ditanyai soal tujuh suku asli yang nantinya dikemas untuk dipromosikan,  mantan Kadispora ini menuturkan, untuk tujuh suku asli belum tahu model Indonesiana itu seperti apa, tetapi arahnya untuk penguatan.

“Untuk perform akan on the spot jadi tidak hanya fokus di lokasi FTJ yang nanti perform tujuh suku ini di tiap-tiap wilayah kecamatan,” ungkapnya.

Ia juga berharap kedepan masyarakat punya kesadaran kolektif bisa menjaga, melestarikan dan kemudian dikembangkan budaya ini bisa menjadi aktraksi yang punya daya jual begitu tinggi, karena memang lebih fokus kembangkan di Halbar ini adalah kebudayaan.

“Jadi tujuh suku dengan berbagai karakteristik sepenuhnya tereksplor ini butuh tanggungjawab bagaimana untuk mengeksplorasi dengan baik,” harap Fenny.

Disentil juga terkait dengan tujuh suku yang berada di Halbar ini dirinya menjelaskan yakni suku Jailolo adalah Ternate, Sahu, Wayoli, Tabaru, Gorap, Gamkonora dan Loloda. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut