Kabag Humas Halsel Cegat Wartawan Liput Kegiatan BPK

  • Bagikan
Kabag Humas dan Protokoler Setda Halsel, Mujiburahman ketika meminta wartawan SKH Suara Kieraha, Fadli Ibrahim untuk meninggalkan lokasi pemeriksaan PPT oleh BPK Malut (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA – Sikap tak terpuji ditunjukan Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokoler Setda Halmahera Selatan Halsel, Mujiburahman. Sejumlah wartawan yang hendak meliput kegiatan Badan Pemerikasaan Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara (Malut), terkait pemeriksaan penggunaan anggaran Pemerintah Kabupaten Halsel tahun 2018, dicegat Mujiburahman.

Bermula ketika sejumlah wartawan hendak melakukan peliputan jalannya pemerikasaan penggunaan anggaran untuk pembayaran gaji Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang dilakukan BPK di lantai satu kantor Bupati Halsel. Dimana 5 anggota BPK memeriksa sejumlah PTT.

Namun keberadaan para wartawan dilarang Kabag Humas Mujiburahman sambil meminta wartawan meninggalkan lokasi kegiatan, serta menghalangi pengambilan gambar jalannya pemeriksaan.

“Kalian jangan liput dulu. Pak Fadli, pak Nandar, pak Budin pergi dari sini dulu jangan liput sudah,” kata Mujiburahman sambil merangkul salah satu wartawan dan meminta para wartawan keluar, Senin (4/3/2019).

Tak sampai di situ, Mujiburahman juga mengawasi wartawan ketika melakukan wawancara terhadap salah satu anggota BPK. Sesekali Mujiburahman menghalangi pertanyaan diajukan wartawan, dimana saat wartawan menanyakan apakah ada PTT yang namanya ada dalam daftar tapi orangnya tidak ada atau biasa disebut PTT siluman? dengan cepat Mujiburahman menjawab pertanyaan yang diajukan wartawan ke anggota BPK itu.

“Tidak ada itu, tidak ada.” jawab Mujiburahman.

Salah satu anggota BPK Malut melakukan korcek nama-nama PPT Halsel (Foto: Bud/KabarMalut)

BPK Malut memerikas sejumlah PPT dengan cara menghadirikan PPT dari masing-masing Dinas, Badan dan Bagian. Kemudian, mengkorcek langsung nama-nama PTT sesuai daftar yang didapatkan dari Pemkab Halsel. Meski sudah melakukan pemeriksaan, BPK belum bisa menentukan jumlah PPT yang dikontrak oleh Pemkab Halsel.

“Belum bisa kami inventarisir karena masih proses pengecekan nanti selesai baru kami inventarisir orangnya yang ada yang mana. Tapi ada yang tugas luar kota juga lagi dampingi Bupati atau Wabup gitu ya. Nanti itu kami panggil kembali orangnya yang tidak stey di sini. Jumlahnya belum bisa memastikan karena masih dalam proses cek list,” kata salah satu anggota BPK Rika. (Ajo)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut