Mahasiswa Fapertahut Nuku Protes Dosen Malas Mengajar

  • Bagikan
Mahasiswa Fapertahut Universtias Nuku menggelar aksi protes dosen malas mengajar (Foto: Istimewa)

TIDORE –  Mahasiswa Fakultas Ilmu Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut), Universitas Nuku Kota Tidore Kepulauan, menggelar aksi protes terkait dosen yang malas mengajar. Sebab para mahasiswa merasa tidak adanya proses belajar mengajar, tentu mereka sangat dirugikan.

Dengan membawa spanduk yang bertulis Stop Pembodohan Mahasiswa dan Tingkatan Proses Belajar Mengajar Fapertahut. Massa aksi menuntur akan segera ditingkatkan proses belar mengajar di Fapertahut.

Menurut Kordinator Aksi, Eko Sugianto dalam proses belajar mengajar yang dilakukan Universitas Nuku khusus pada Faprtahut, masih saja terdapat indikasi oknum dosen siluman yang namanya tercantum dalam jadwal mata kuliah yang dikeluarkan oleh Fakultas, tetapi tidak pernah melaksanakan kewajibannya.

“Ada sebagian mata kuliah yang nyaris tidak ada dosen untuk mengajar. Tentu hal ini bertentangan dengan Peraturan Pemerintah nomor 37 tahun 2009 tentang Dosen, dalam pasal 1 ayat 2 yang berbunyi dosen tetap adalah dosen yang bekerja penuh waktu yang berstatus sebagai tenaga pendidik tetap pada satuan pendidikan tinggi tertentu,” teriak Eko saat menyampaikan orasinya di depan ruang Rektorat Universitas Nuku, Senin (4/3/2019).

Eko mengatakan, pada Pasal 9 juga mengatur mengenai perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama antara dosen dan penyelenggaraan pendidikan tinggi atau satuan pendidikan tinggi, yang memuat syarat-syarat kerja serta hak dan kewajiban para pihak, dengan prinsip kesetaraan dan kesejawatan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

“Akibat tidak tegasnya Fakultas Pertanian dan Kehutanan dalam menertibkan dosen yang namanya telah dijadwalkan dalam mata kuliah, sehingga terjadi ketimpangan proses belajar mengajar sebagaimana yang dijadwalkan, ini tentu membuat kami sebagai mahasiswa sangat dirugikan karena hak untuk belajar tidak terpenuhi dengan baik,” tegasnya.

Para mahasiswa Fapertahut mendesak kepada pihak Fakultas dan Universitas agar segera menghadirkan para dosen yang namanya termuat dalam jadwal mata kuliah untuk memberikan pelajaran kepada mahasiswa.

“Kami juga meminta terhadap pihak Rektorat segera mengevaluasi kinerja Dekan Fapertahut berserta Ketua Program Studi Pertanian dan Kehutanan mengenai indikasi dosen siluman yang namanya tidak tercantum dalam jadwal mata kuliah,” terangnya.

Massa juga menuntut Rektor dan Yayasan Universitas Nuku untuk memberikan sanksi kepada pihak Fakultas yang terkesan cuek dengan kehadiran dosen, serta memberikan sanksi terhadap dosen yang namanya tercantum dalam jadwal mata kuliah yang lalai menjalankan tugas.

“Kami mendesak kepada Yayasan untuk tidak memberi gaji kepada dosen yang namanya termuat dalam jadwal mata kuliah, namun tidak pernah menampakkan batang hidungnya untuk mengajar,” harapnya.

Mahasiswa meminta Wakil Rektor I Universitas Nuku yang membidangi Akademik dan Dekan Fapertahut, untuk mengevaluasi sikap Ketua Prodi Pertahut yang berkesan tidak beretika dalam mendidik mahasiswa. (Ajo)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut