Silaturahim Makin Intens, Pemda Kepsul Robohkan Tembok Pembatas Desa Wai Bau dan Fagudu

  • Bagikan
Alat berat merobohkan tembok pembatas Desa Wai Bau dan Fagudu (Foto: Ilham/KabarMalut)

SANANA – Hubungan silaturahim warga Desa Wai Bau dan Fagudu, kini makin intens dan tetap tejaga,  jika dibandingkan dengan 7 tahun silam. Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Sula (Kepsul) pun langsung merobohkan tembok pembatas kedua desa yang dulunya sempat bertikai ini.

Bupati Kepsul Hendra Thes didampingi unsur Forkopimda, dengan menggunakan alat berat secara simbolis merobohkan tembok setinggi 4 meter yang memisahkan Desa Wai Bau dan Fagudu. Pembongkaran dilakukan setelah Pemda Kepsul melakukan pendekatan persuasif dan disetujui kedua pihak.

“Tembok setinggi 4 meter itu berhasil dirobohkan atas kesepakatan bersama masyarakat Desa Waibau dan masyarakat Fagudu  komplex Belimbing Tiga,” kata Hendrata, Jumat (8/3/2019).

Hendrata menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri serta warga Wai Bau dan Fagudu yang telah memiliki komitmen bersama untuk membuka tembok pembatas tersebut. Guna mempererat lagi silaturahim antar sesame.

Dandim 1510/Sanana, Letkol Inf Karona Susilo menyampaikan kepada masyarakat bahwa tembok ini harus dirobohkan agar tidak ada cerita kelam untuk anak cucu kita kedepan.

“Saya berharap dengan kehadiran kedua belah pihak baik warga Desa  Fagudu komplex BT dan Waibau di tempat ini, dapat memperbaiki hubungan silaturahmi kembali antara keduanya,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut