Berkas Dua Tersangka Kasus Korupsi RSUD Morotai Bakal P-21

  • Bagikan
Direktur Reskrimsus Polda Maluku Utara, Kombes Pol Masrur (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE –  Berkas dua tersangka beriinsial CB selaku kontraktor dan GB selaku PPK yang terlibat kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pulau Morotai bakal rampung. Berkas dua tersangka ini sementara diteliti oleh jaksa.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut), Kombes Pol Masrur mengatakan, penyidik telah melimpahkan berkas dua tersangka ke jaksa untuk diteliti. Jika dalam penelitian tidak lagi ada perbaikan atau lengkap (P-21), maka segera dilimpahkan berkas dan tersangkanya.

“Semua tergantung dari JPU, apabila hari ini tidak ada perbaikan langsung dinaikan P-21. Supaya ke dua tersangka langsung ditahan untuk menjalani proses persidangan,” kata Masrur kepada KabarMalut, Selasa (12/3/2019).

Sekedar diketahui, pembangunan RSUD Pulau Morotai dianggarkan melalui APBD 2016 dan 2017, ditemukan bermasalah saat diaudit oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang nilainya mencapai Rp 1,2 miliar.

Proyek pembangunan RSUD tahun 2016 berindikasi merugikan daerah sebesar Rp 700 juta serta pada 2017 BPK menemukan kekurang volume pekerjaan nilainya sebesar Rp 500 juta. Selain telah menetapkan dua tersangka dari kontraktor maupun PPK tersebut, penyidik juga masih menelusuri dugaan tersangka lain. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut