Warga Minta Bupati Halbar Perhatikan Jalan Masuk Lokasi Wisata

  • Bagikan
Jalan menuju wisata Tanjung Pejuang Desa Tuada Kecamatan Jailolo, yang sudah rusak dan butuh perbaikan (Foto: Surahman/KabarMalut)

JAILOLO – Untuk mengembangkan tiga sektor prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) yakni, Pariwisata, Perikanan dan Pertanian, warga Desa Tuada minta  Bupati Halbar Danny Missy memperhatikan jalan menuju wisata Tanjung Pejuang Kecamatan Jailolo.

Salah satu warga Desa Tuada, Kamel Lisa mengaku untuk mendorong peningkatan wisatawan berkunjung di wisata Tanjung Pejuang, Pemkab harus segera memperbaiki akses penunjang menuju ke lokasi wisata yang memadai. Sebab, tempat wisata yang menjadi sasaran wisatawan lokal ini akses jalannya sudah rusak dan butuh perhatian Pemkab.

“Jadi seharusnya pemerintah daerah dalam hal ini pak bupati harus memperhatikan jalan di Desa Tuada, karena jalan ini menuju salah satu wisata yang menjadi program prioritas Pemkab Halbar itu,” kata Kamel kepada wartawan, Selasa (12/3/2019).

Mewakili masyarakat Desa Tuada, Kamel berharap Pemkab Halbar secepatnya memperbaiki jalan yang kurang lebih hanya 1 Kilo Meter itu, untuk mendorong kemajuan pariwisata Desa Tuada dan keberhasilan program Pemkab sendiri.

“Salah satu wisata yang menjadi sasaran parah pengunjung wisatawan lokal adalah wisata Tanjung Pejuang yang ada di Desa Tuada ini,” terangnya.

Terpisa, salah seorang pengunjung wisata Tanjung Pejuang Marlinda juga mengaku hal yang sama. Menurutnya, wisata Tanjung Pejuang pemandangannya sangat manarik, terutama untuk menikmati keindahan hutan mangrove, serta sunset ketika matahari terbenam.

“Tetapi yang menjadi kendala saat kami menuju ke lokasi wisata ini adalah jalan, karena jalannya sangat rusak,” kata Marlinda di lokasi wisata Tanjung Pejuang.

Melinda mengimbau kepada para wisatawan yang hendak berkunjung ke wisata Tanjung Pejuang, untuk selalu berhati-hati saat melintasi jalan masuk lokasi wisata. Bagi pengguna sepeda motor, agar mengambil jalan pada sisi yang paling pinggir karena di tengah-tengah badan jalan mudah kecelakaan.

“Kalau mau ke sini (wisata Tanjung Pejuang) harus berhati-hati dengan jalan yang mau menuju ke wisata ini, kalau pakai sepeda motor harus ikut di samping kiri atau samping kanan jalan, jangan ikut di tengah jalan,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut