Tabrak Lampu Taxiway, Penerbangan Wings Air Rute Galela-Manado Dibatalkan

  • Bagikan
Pesawat Wings Air rute Galela-Manado yang mengalami kecelakaan masih tertahan di Bandara Gamar Malamo Galela (Foto: Istimewa)

TOBELO – Penerbangan Wings Air ATR 72-600 rute Galela-Manado dibatalkan akibat pesawat mengalami kecelakaan di bandara Gamar Malamo Kecamatan Galela, Halmahera Utara (Halut). Pesawat dengan nomor penerbangan 1183 ini, dibatalkan oleh pihak airlines Lion Jakarta Senin, (18/3/2019).

Informasi yang dihimpun KabarMalut, pesawat Wings Air rute Galela-Manado dibatalkan sekitar pukul 15:30 WIT, oleh pihak Lion Jakarta karena pesawat tersebut mengalami kecelakaan yakni menabrak lampu taxiway bandara Gamar Malamo.

Lewat kejadian tersebut, penerbangan dibatalkan para penumpang diminta agar kembali ke rumah masing-masing sambil menunggu informasi dari pihak Lion Air.

Kepala Bandara Gamar Malamo Galela, A Saefudin ketika dikonfirmasi memang benar adanya kecelakaan di bandara Gamar Malamo. Beawal dari pesawat Wisng Air dari Manado-Galela lending dan masuk ke taxiway namun menabrak dua lampu taxiway.

“Benar tadi penerbangan Wings Air rute Manado-Galela setelah lending dan masuk ke taxiway, roda bagian belakan pesawat itu nambrak lampu taxway kita, sehingga ada dua lampu kita pecah,” kata .

Menurutnya, setelah kejadian pihak airlines  (Wisng Air) langsung membatalkan penerbangan lanjutan yakni rute Galela-Manado untuk pesawat tersebut. Padahal jika dilihat secara kasat mata, kondisi pesawat pasca menabrak lampu taxway tidak berdampak fatal.

“Itu (pembatalan) kebijakan ada di airlines (Wisng Air), tadi saya langsung melakukan pengecekan tehadap fasilitas, kemudian dua lampu yang dinyatakan pecah itu, tapi lampu itu didesain ketika tertabrak mudah untuk patah, sehingga tidak berdampak fatal terhadap pesawat,” jelasnya.

Meski kelihatannya secara fisik pesawatnya tidak apa-apa, pihak maskapai memutuskan membatalkan penerbangan berikut, sambil melakukan pengecekan kondisi pesawat pasca kecelakaan.

“Pesawat tidak berangkat itu sepenuhnya kebijakan ailines atau maskapai, besok pagi akan ada pemeriksaan lebih lanjut mungkin dari krunya dari apa gitu,” akui Saefudin.

Dalam kecelakaan ini, seluruh penumpang dinyatakan selamat dan pihak maskapai akan melakukan pemeriksaan lebih dulu kondisi pesawat untuk dipastikan layak tidak melayani masyarakat serta penyebabnya. Kejadian ini merupakan pertama kali dialami di Bandara Gamar Malama Galela.

“Intinya penumpang tidak ada korban atau apa-apa, inikan hanya lampu kecil di bawah, memang itu fasilitas pemandu sebenarnya. Tidak tahu apa penyebabnya mungkin faktor error dari airlines karena selama ini tidak ada masalah,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut