Wabup Minta Pengrekrutan Tenaga Kontrak dan Honda Harus Melalui Tes

  • Bagikan
Wakil Bupati Kepsul, Zulfahri Abdullah Duwila (Foto: Ilham/KabarMalut)

SANANA – Perekrutan guru tenaga Kontrak dan honorer daerah (Honda) di Kepulauan Sula (Kepsul) kini sudah berlangsung, disototi Wakil Bupati  (Wabup) Zulfahri Abdullah Duwila. Pasalnya sistem perekrutan yang  direncanakan panitia dinilai tidak profesional karena tenaga Honda rencananya tidak lagi mengikuti tes tertulis namun hanya seleksi berkas.

Zulfahri berharap cara perekrutan yang dilakukan  Dinas Pendidikan melalui panitia harus segera diganti agar tahapan benar-benar dinilai profesional.

“Harus ada tes bagi peserta Honda juga,  biar kita bisa  melihat kualitas tenaga pendidik kita yang  akan  direkrut untuk mencerdaskan  anak-anak bangsa ini.  Jangan hanya sampai  pada tahap  seleksi berkas saja, biar peserta  juga  puas dan juga  sebagai  wujud  transparansi,” kata Zulfahri kepada wartawan, Rabu (20/3/2019).

Orang nomor dua di Pemkab Kepsul itu juga  berharap dalam tahapan rekrutmen ini tidak  ada kepentingan lain, selain untuk melahirkan  tenaga  pendidik yang  berkualitas dan profesional.

“Pengrekrutan harus benar-benar profesional,  dan tidak ada kepentingan apapun selain untuk melahirkan tenaga pendidik  yang  berkualitas  untuk kemajuan  pendidikan di Kepulauan Sula,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut