Kejati Malut Lidik Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Jagung

  • Bagikan
Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut), telah menyelidiki dugaan korupsi anggaran pangadaan bantuan bibit Jagung pada Dinas Pertanian Provinsi Malut tahun anggaran 2017-2018 sebesar Rp 160 miliar.

Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua mengatakan kini penyelidikan dari tim Intelejen dengan melakukan pengumpulan data (Puldata) serta bahan dan keterangan (Pulbaket).

“Kami sudah mengumpulkan bahan keterangan, termasuk pada beberapa waktu lalu kami mengumpulkan sejumlah dokumen untuk dilakukan kroscek lebih lanjut,” kata Apris kepada KabarMalut, Selasa (26/3/2019).

Apris mengaku sejumlah Kepala Dinas Pertanian di kabupaten/kota dan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Malut, Idham Umasangadji telah dimintai keterangan. Kini penyidik masih dalami dokumen dan keterangan yang sudah berhasil dihimpun.

“Dari kabupaten/kota yang dipanggil itu dimintai klarifikasi lahan usulan-usulan itu datang dari kabupaten/kota, dari Kementerian itu penetapan alokasi untuk masing-masing kabupaten/kota yang dilakukan berdasarkan usulan,” pungkasnya.

Sekedar alokasi anggaran pengadaan bantuan Bibit Jagung di Dinas Pertanian tahun 2017 senilai Rp 100 miliar dan tahun 2018 anggaran senilai Rp 60 miliar. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut